RM.id Rakyat Merdeka - Sesuai putusan Mahkamah Konstitusi (MK), Pemerintah Pusat dan Provinsi harus menentukan besaran kenaikan upah minimum provinsi (UMP) dan upah minimum sektoral (UMS).
Menanggapi hal itu, Pemerintah Pusat dan Pemprov Jakarta masih membahas UMP dan UMS dengan semua elemen terkait, seperti para pengusaha dan buruh. Namun, belum disepakati berapa kenaikan UMP dan UMS 2025.
Di tengah perdebatan itu, Ketua DPD Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik dan Mesin, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI) Jakarta, Yusuf Suprapto mengusulkan, upah minimum buruh 2025 di Jakarta, sebesar Rp 6,5 juta.
Baca juga : Kapolri Bikin Program Beyond Trust Presisi
"Harapan kami, menembus angka Rp 6 juta atau Rp 6,5 juta. Hitung-hitungannya nanti dilakukan Dewan Pengupahan Provinsi Jakarta," ujarnya.
Menanggapi hal itu, Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta, Teguh Setyabudi mengingatkan, kesejahteraan buruh, jangan sampai membuat usaha mati. "Intinya, bagaimana buruh sejahtera, tapi dunia usaha jangan sampai mati," kata Teguh di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (8/11/2024).
Teguh mengaku telah menemui unsur buruh yang meminta mediasi, terkait kenaikan UMP Jakarta 2025. Katanya, pertemuan itu menandakan Pemprov Jakarta berupaya mengakomodir permintaan unsur buruh.
Baca juga : Ke Luar Negeri, Prabowo Bakal Dongkrak Ekonomi
Namun, Teguh menyebutkan, UMP merupakan program yang penyusunannya mengacu pada peraturan Pemerintah Pusat. Kini, Pemerintah Pusat masih menyusun peraturan terkait penyusunan UMP, maupun upah minimum kota/kabupaten.
"Kami masih menunggu petunjuk lebih lanjut, terkait surat edaran yang akan disampaikan kepada jajaran daerah, oleh Kementerian Tenaga kerja," ucapnya.
Presiden Asosiasi Pekerja (Aspek) Indonesia, Muhammad Rusdi sangat mendukung jika upah buruh minimum Rp 6,5 juta per bulan.
Baca juga : SD Negeri Atau Swasta Harusnya Semua Gratis
Tapi, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jakarta, Nurjaman keberatan jika upah minimum buruh Rp 6,5 juta. “Nanti ekonomi bisa terjun bebas,” katanya.
Untuk lebih jelasnya, berikut wawancara dengan Muhammad Rusdi, terkait upah minimum buruh tahun 2025.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.