BREAKING NEWS
 

Rute Transjakarta Blok M-Kota, Dihapus Saja Atau Masih Diperlukan?

Gilbert Simanjuntak: Subsidinya Per Tahun Tembus Rp 3 Triliun

Reporter : IRANDI KASMARA
Editor : DAUD FADILLAH
Kamis, 26 Desember 2024 07:40 WIB
Gilbert Simanjuntak, Kepala Badiklatda PDIP Jakarta. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wacana penghapusan jalur Transjakarta koridor satu, rute Blok M-Kota terus bergulir di publik. Hal itu menuai kontroversi.

Ide itu dilontarkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jakarta Syafrin Liputo. Menurut Syafrin, kebijakan itu diambil supaya tidak terjadi tumpang tindih antarmoda transportasiumum. Antara Transjakarta dan Mass Rapid Transit (MRT).

“Contohnya untuk MRT Lebak Bulus sampai Kota (jika sudah) terbangun, maka untuk koridor satu Transjakarta dari Blok M sampai Kota nanti ditiadakan,” kata Syafrin.

Baca juga : Menko Polkam Pastikan Liburan Nataru Aman...

Penyebab lain munculnya rencana penghapusan Transjakarta koridor 1, karena adanya efisensi pengelolaan dana Public ServiceObligation (PSO) atau subsidi.

Menurut Syafrin, jika koridor satu tidak dihapus, maka subsidi untuk angkutan umum jurusan Blok M-Kota jadi berlipat karena ada Transjakarta dan MRT.

Pro kontra mengenai kebijakan ini, membuat Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta Teguh Setyabudi ikut berkomentar. Kata dia, Pemprov Jakarta akan melakukan pembahasan terkait wacana tersebut. “Nanti kami bahas lebih lanjut, ya," katanya.

Baca juga : Golkar Sulsel Jadi Rebutan

Lebih jauh, Teguh mengatakan, wacana penghapusan lajur Transjakarta koridor satu itu masih bersifat pembahasan antara Dinas terkait dengan DPRD Provinsi Jakarta. Bahkan, ia mengaku belum menerima hasil pembahasan yang dilakukan antara Dinas dan DPRD tersebut.

Rencana penghapusan Transjakarta rute Blok M-Kota menuai pro kontra. Kepala Badiklatda PDIP Jakarta Gilbert Simanjuntakmendukung penuh kebijakan penghapusan koridor satu. Mantananggota DPRD Jakarta ini pun mengajak semua pihak untuk mendukung wacana tersebut.

Sementara itu, Sekretaris DPW PKS Jakarta, Abdul Aziz me­nolak wacana tersebut. Menurut dia, hingga saat ini belum ada alasan yang penting untuk menghapus koridor satu Transjakarta.

Baca juga : Menteri Bahlil Dikasih Jempol

Untuk lebih jelasnya, berikut wawancara dengan Gilbert Simanjuntak tentang penghapusan koridor satu Transjakarta.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense