Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Boxing Day yang menjadi tradisi sepak bola Inggris kembali dihelat. Pertandingan yang digelar sehari setelah Natal ini sudah berlangsung sejak 1860. Boxing Day kali ini akan tertuju pada duel Liverpool kontra Leicester City pada pekan ke-18 Liga Primer di Stadion Anfield, dini hari nanti.
Jelang laga tersebut, tim asuhan Arne Slot punya semangat tinggi setelah mengalahkan Tottenham Hotspur 6-3. Keenam gol Liverpool disarangkan oleh Luis Diaz (2), Alexis Mac Allister, Dominik Szoboszlai, serta Mohamed Salah (2).
Dengan hasil tersebut, berarti Liverpool tak terkalahkan dalam 21 laga terakhir di semua kompetisi. Mereka menang 18 kali dan seri tiga kali.
Sementara, Leicester City yang berjuluk The Foxes alias Sang Rubah, sudah memainkan empat pertandingan bersama pelatih baru Ruud van Nistelrooy. Awalnya sangat menjanjikan, mereka menang 3-1 atas West Ham di kandang.
Namun, Leicester mengalami penurunan performa. Mereka seri 2-2 vs Brighton (kandang), kalah 0-4 vs Newcastle (tandang) dan kalah 0-3 vs Wolverhampton (kandang).
Baca juga : Warga Berdoa Di Antara Puing-puing Bangunan
Dengan performa yang anjlok seperti itu, Leicester sangat berpotensi menjadi mangsa empuk bagi Liverpool di Anfield nanti.
Liverpool memiliki rekor gemilang saat menjamu Leicester City di Anfield. The Reds tidak terkalahkan dalam 12 pertandingan kandang terakhir mereka melawan The Foxes di Premier League (10 kemenangan, 2 imbang). Kekalahan terakhir mereka di kandang melawan Leicester terjadi lebih dari dua dekade lalu.
Leicester hanya mampu memetik dua kemenangan dari 12 pertemuan terakhir mereka di Premier League melawan Liverpool.
Mereka saat ini berada dalam tren tiga kekalahan beruntun melawan The Reds. Jika kalah lagi, ini akan menjadi kekalahan keempat berturut-turut mereka melawan Liverpool — rekor yang terakhir kali terjadi dari 1987 hingga 1996.
Liverpool tengah menikmati rekor luar biasa di pertandingan Boxing Day. Mereka telah memenangkan tujuh pertandingan liga terakhir yang dimainkan pada tanggal tersebut, rekor terpanjang di antara semua tim di empat divisi teratas Inggris.
Baca juga : Nita Gunawan Incar Bad Boy
Tak hanya itu, ini juga menjadi rekor terpanjang sepanjang sejarah Liverpool dalam laga-laga Boxing Day.
Pelatih Liverpool Arne Slot mengatakan, tantangan menangani Liverpool tidaklah terlalu berat. Slot merasa melatih Feyenoord dari nol hingga menjadi juara Belanda merupakan tantangan lebih berat.
Slot langsung mampu menunjukkan kinerja memuaskan di musim pertamanya bersama The Reds. Nakhoda berpaspor Belanda itu mampu mempersembahkan 21 kemenangan dalam 25 partai di semua kompetisi dan membawa The Reds menguasai puncak klasemen Liga Inggris.
“Menurut saya, pencapaian di Feyenoord jauh lebih menantang. Memulai perjalanan dari bawah tanpa dukungan finansial yang besar, terlebih setelah kehilangan Steven Berghuis ke Ajax, merupakan tugas yang tidak mudah,” tuturnya.
“Di Liverpool, saya juga merasakan pencapaian yang luar biasa. Namun, atmosfer dan tantangannya terasa berbeda dibandingkan pengalaman di Rotterdam. Hal ini dipengaruhi oleh kualitas para pemain,” sambung pelatih asal Belanda itu.
Baca juga : Presiden Menyimak Pro-Kontra PPN 12%
Lebih lanjut, Slot merasa tidak ada perbedaan mencolok antara anak asuhnya di The Reds dengan Feyenoord. Namun, Slot mengakui pekerjaannya terasa lebih mudah karena kualitas skuad The Reds jauh berada di atas Feyenoord.
“Para pemain di sini pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan para pemain di Feyenoord atau AZ. Mereka umumnya mudah memahami dan menerima instruksi. Namun, level kompetisi di Premier League jauh lebih tinggi,” ujarnya.
Kiprah Arne Slot di Liverpool sejauh ini berjalan positif. Meski demikian, Slot merasa dia tidak berbeda dengan para manajer top Premier League lainnya.
Sejak menggantikan Juergen Klopp, Slot sudah memimpin Liverpool dalam 25 pertandingan di semua kompetisi. Hasilnya, The Reds cuma kalah satu kali dan mencatat 21 kemenangan serta tiga hasil imbang.
Terbukti, Liverpool saat ini memimpin klasemen Liga Inggris dengan 39 poin. Mohamed Salah Cs unggul empat angka dari atas pesaing terdekatnya, Chelsea dan masih punya satu laga tunda. [JON]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya