Dark/Light Mode

DPRD Jakarta Desak Program NCICD Dikebut

Tanggul Laut Bisa Jadi Solusi Atasi Banjir Rob

Kamis, 26 Desember 2024 06:50 WIB
Ketua Komisi D Dewan Per­wakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Yuke Yurike. (Foto: DPRD DKI Jakarta)
Ketua Komisi D Dewan Per­wakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Yuke Yurike. (Foto: DPRD DKI Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tanggul laut diyakini menjadi solusi untuk mengatasi banjir rob di pesisir Jakarta. Pasalnya, penurunan permukaan tanah semakin menjadi-jadi. Begitu pula dengan permukaan air laut, meninggi akibat pemanasan global.

Ketua Komisi D Dewan Per­wakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Yuke Yurike mende­sak program National Capital Integrated Coastal Develop­ment (NCICD) dikebut. Dari total kebutuhan tanggul sepan­jang 39 kilometer (km), saat ini pekerjaan tersebut baru terealisasi 14,7 km oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan 8,2 km oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

“Masih ada 16,1 kilometer tanggul yang belum selesai dan tersebar di sejumlah lokasi,” ujar Yuke di Jakarta, Selasa (24/12/2024).

Baca juga : Liverpool Vs Leicester City, Si Merah Siap Menyala

Menurutnya, perlu kolaborasi dan sinergitas antara Pemerintah Pusat dengan daerah penyangga dalam menyelesaikan masalah banjir di Jakarta, dari hulu ke hilir.

Yuke mengapresiasi langkah cepat yang telah dilakukan Pemprov DKI Jakarta dalam mengatasi banjir rob yang me­landa kawasan pesisir Jakarta.

“Pemprov DKI juga cukup baik melakukan upaya preven­tif,” tuturnya.

Baca juga : Warga Berdoa Di Antara Puing-puing Bangunan

Dia juga menekankan pentingnya antisipasi terhadap ter­jadinya land subsidence atau penurunan permukaan tanah dan perubahan iklim yang makin ekstrem.

“Perlu dipersiapkan langkah mitigasi yang lebih kompre­hensif, selain dengan perbaikan saluran air dan pembangunan embung,” sarannya.

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi mengatakan, pihaknya berkomit­men mempercepat pembangunan tanggul laut.

Baca juga : Nita Gunawan Incar Bad Boy

Teguh mengakui, area yang belum terbangun tanggul ker­ap terdampak rob. “Seperti di Muara Angke, Pantai Mutiara, Sunda Kelapa, Ancol Barat dan kawasan Kali Blencong,” ung­kap Teguh.

Dia berjanji, pembangunan tanggul yang belum selesai akan dipercepat. Tahun ini Pemprov Jakarta sedang membangun sekitar 4 km tanggul. Termasuk di Muara Angke dan ditargetkan selesai pada pertengahan 2025.

Selain pembangunan infra­struktur, lanjutnya, Pemprov DKI mengantisipasi rob dengan ber­bagai upaya lain, seperti meng­gunakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). Apalagi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bakal terjadi cuaca ekstrem.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.