Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
DPRD Jakarta Desak Program NCICD Dikebut
Tanggul Laut Bisa Jadi Solusi Atasi Banjir Rob
Kamis, 26 Desember 2024 06:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Tanggul laut diyakini menjadi solusi untuk mengatasi banjir rob di pesisir Jakarta. Pasalnya, penurunan permukaan tanah semakin menjadi-jadi. Begitu pula dengan permukaan air laut, meninggi akibat pemanasan global.
Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Yuke Yurike mendesak program National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) dikebut. Dari total kebutuhan tanggul sepanjang 39 kilometer (km), saat ini pekerjaan tersebut baru terealisasi 14,7 km oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan 8,2 km oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
“Masih ada 16,1 kilometer tanggul yang belum selesai dan tersebar di sejumlah lokasi,” ujar Yuke di Jakarta, Selasa (24/12/2024).
Baca juga : Liverpool Vs Leicester City, Si Merah Siap Menyala
Menurutnya, perlu kolaborasi dan sinergitas antara Pemerintah Pusat dengan daerah penyangga dalam menyelesaikan masalah banjir di Jakarta, dari hulu ke hilir.
Yuke mengapresiasi langkah cepat yang telah dilakukan Pemprov DKI Jakarta dalam mengatasi banjir rob yang melanda kawasan pesisir Jakarta.
“Pemprov DKI juga cukup baik melakukan upaya preventif,” tuturnya.
Baca juga : Warga Berdoa Di Antara Puing-puing Bangunan
Dia juga menekankan pentingnya antisipasi terhadap terjadinya land subsidence atau penurunan permukaan tanah dan perubahan iklim yang makin ekstrem.
“Perlu dipersiapkan langkah mitigasi yang lebih komprehensif, selain dengan perbaikan saluran air dan pembangunan embung,” sarannya.
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi mengatakan, pihaknya berkomitmen mempercepat pembangunan tanggul laut.
Baca juga : Nita Gunawan Incar Bad Boy
Teguh mengakui, area yang belum terbangun tanggul kerap terdampak rob. “Seperti di Muara Angke, Pantai Mutiara, Sunda Kelapa, Ancol Barat dan kawasan Kali Blencong,” ungkap Teguh.
Dia berjanji, pembangunan tanggul yang belum selesai akan dipercepat. Tahun ini Pemprov Jakarta sedang membangun sekitar 4 km tanggul. Termasuk di Muara Angke dan ditargetkan selesai pada pertengahan 2025.
Selain pembangunan infrastruktur, lanjutnya, Pemprov DKI mengantisipasi rob dengan berbagai upaya lain, seperti menggunakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). Apalagi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bakal terjadi cuaca ekstrem.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya