BREAKING NEWS
 

Terjang Bogor, Jakarta, Bekasi, Tangerang, Kenapa Banjir Terus Berulang?

Dwi Sawung: Penyebabnya Bukan Sekadar Krisis Iklim

Reporter : NANA MAULANA
Editor : DAUD FADILLAH
Sabtu, 8 Maret 2025 07:40 WIB
Dwi Sawung, Manajer Kampanye Tata Ruang Dan Infrastruktur WALHI. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Apa penyebab banjir di Bogor, Bekasi, Jakarta dan Tangerang ini versi WALHI?

Melihat dampak yang terjadi, ini bukan sekadar krisis iklim. Tapi, ada perubahan tata ruang yang besar di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Adsense

Lihat curah hujan harian yang dirilis BMKG, saat ini bukan curah hujan terbesar sepanjang pencatatan. Bahkan, lebih besar curah hujan tahun 2020.

Apakah maksud Anda, pembangunan di wilayah hulu, kawasan hutan tempat resapan air, menjadi penyebab banjir ini?

Baca juga : Kemendagri Bentuk Tim Cek Efektivitas Anggaran

Memang pembangunan di Bogor menjadi penyebab utama dari banjir ini. Ini bisa dilihat hasil pemantauan muka sungai oleh Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C).

Sungai Cikeas paling tinggi muka airnya, padahal curah hujan tidak setinggi itu. Ini tandanya, di hulu, lahan resapan air sudah banyak yang tertutup bangunan. Lebih banyak lahan  terbangunnya. Ini kelihatan juga dari cepatnya air naik. Kebetulan, saya juga korban banjir di Bekasi.

Apakah banjir saat ini sama dengan banjir yang pernah terjadi sebelumnya?

Pada tahun 2020, di kawasan pemukimanan saya, dari awal mula ada yang terendam hingga ke rumah kami itu, perlu waktu lebih dari 12 jam. Pada tahun 2025, empat jam saja.

Baca juga : Prabowo Tidak Main-main

Dulu lahan resapan air di hulu sekitar 75 persen. Ini lebih dari 20 tahun lalu. Namun sekarang, kira-kira tinggal 25 persen saja.

Ini untuk aliran sungai yang ke mana ya?

Ini yang ke kali Bekasi.

Wilayah mana saja yang menurut WALHI ada permasalahan tata ruang?

Baca juga : Yuk, Keruk Sungai Dan Bersihkan Saluran Air

Bisa dilihat di Sentul, Hambalang, Cibinong, Cikeas, Cileungsi yang penuh perumahan dan kawasan komersil. Belum lagi, Sentul dulu kan masih kebun dan hutan, sekarang banyak perumahan. Hambalang begitu juga.

Apa solusi dari WALHI ?

Perlu penertiban tata ruang, terutama dari Pemerintah. Pemerintah jangan membiarkan dan memberikan izin perubahan tata ruang yang tidak mempertimbangkan bencana. NNM

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Sabtu, 8 Maret 2025 dengan judul "Terjang Bogor, Jakarta, Bekasi, Tangerang, Kenapa Banjir Terus Berulang? Dwi Sawung: Penyebabnya Bukan Sekadar Krisis Iklim"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense