Sebelumnya
Apa tanggapan Anda dengan pemberian tunjangan kepada guru non-ASN?
Kami apresiasi kebijakan ini. Kami dorong Pemerintah cepat merealisasikannya. Ini kebijakan strategis untuk meningkatkan harkat dan martabat guru sebagaimana amanat Undang-Undang Guru dan Dosen Pasal 14 bahwa guru berhak mendapatkan penghasilan di atas minimum atau yang layak. Itu yang kami minta untuk direalisasikan oleh Presiden.
Seberapa penting tunjangan ini bagi guru non ASN?
Baca juga : Lalu Hadrian Irfani: Lagi Dihitung, Disesuaikan Sama Kesiapan Anggaran
Bantuan ini sangat urgent untuk meningkatkan kesejahteraan, meningkatkan harkat guru-guru honorer. Karena guru-guru honorer ini kan kasta paling terendah dalam tata kelola guru kita. Di satu sisi mereka belum semuanya menjadi PPPK, mereka-mereka inilah yang selama ini mengabdi.
Kondisi pendapatan guru non ASN selama ini seperti apa?
Ada yang lebih dari 10 tahun bahkan di antara mereka ada yang diupah sekitar Rp 1 juta atau sekitar Rp 300 ribuan per bulan. Ini adalah bentuk afirmatif action dari Pemerintah.
Baca juga : Kapolri Ajak Masyarakat Jaga Dan Lestarikan Lingkungan
Untuk penyalurannya, Anda ada saran?
Harus jelas juga mekanisme penyalurannya. Kami berharap penyalurannya langsung ke rekening guru-guru honorer tersebut. Terpenting juga adalah selain Pemerintah memberikan cash transfer, kami berharap juga seleksi rekrutmen guru PPPK dibuka bagi guru-guru honorer.
Kenapa harus segera membuka rekrutmen guru PPPK kembali?
Baca juga : NasDem Bikin Laboratorium Gerakan Untuk Perubahan
Ya karena pasca lahir undang-undang ASN terbaru, kan tidak boleh kepala sekolah atau dinas pendidikan untuk merekrut guru honorer di sekolah negeri. NNM
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Sabtu, 26 April 2025 dengan judul "Prabowo Beri Tunjangan Rp 300 Ribu Ke Guru Non ASN, Pendidik Girang, Syukur-syukur Bisa Rp 1 Juta, Satriwan Salim: Kami Apresiasi Hal Ini, Semoga Cepat Direalisasi"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.