BREAKING NEWS
 

Kembali Digelar Kemendagri, Retret Kepala Daerah Tahap 2 Menuai Kritik Dan Dukungan

Zulfikar Arse Sadikin: Yang Bilang Pemborosan Tidak Tahu Masalahnya

Reporter : IRANDI KASMARA
Editor : DEDE HERMAWAN
Rabu, 25 Juni 2025 07:40 WIB
Zulfikar Arse Sadikin, Wakil Ketua Komisi II DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Kemendagri menggelar retret ta­hap kedua. Sejauh ini, bagaimana penilaian Anda?

Saya kira kegiatan retret bagus karena pemerintah pusat yang memang mempunyai tugas untuk membina kepala daerah yang telah resmi terpilih.

Dan kegiatan retret ini juga dalam rangka ingin memastikan jika kepala daerah apa yang dikerjakan.

Selain itu, pemerintah pusat khu­susnya Kemendagri menginginkan kepala daerah yang baru dilantik bekerja dengan baik dan tidak terkena masalah hukum.

Baca juga : PKB: Perbaiki Kurikulum & Tata Kelola Pesantren

Ada yang menilai jika retret kurang bagus?

Materinya cukup bagus, sesuai dengan yang diharapkan dan mereka juga diminta untuk menghindari perilaku negatif.

Bagaimana dengan pandangan jika retret pemborosan?

Anggaran retret sudah ada di Kemendagri dan sudah dianggar­kan. Tidak ada kaitannya dengan pemborosan, karena sudah dialoka­sikan oleh pemerintah. Jadi bukan pemborosan.

Baca juga : PSI Jateng Mantap Dukung Kaesang Jadi Ketua Umum

Bagaimana jika ada yang menuding retret itu pemborosan?

Berarti yang bilang pemborosan itu tidak tahu duduk masalahnya. Saya pikir jangan berprasangka yang tidak baik.

Bagaimana juga dengan usulan tidak perlu ada retret, tapi cukup dengan zoom saja?

Jika melalui zoom kurang efektif. Lagian retret selama ini bagus dan hasilnya juga memuaskan, lalu siner­gitas antara kepala daerah juga baik dan saling memperkuat. REN

Baca juga : Miris, Banyak Ibu Rumah Tangga Direkrut Jadi Pengedar Narkoba

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Rabu, 25 Juni 2025 dengan judul "Kembali Digelar Kemendagri, Retret Kepala Daerah Tahap 2 Menuai Kritik Dan Dukungan Zulfikar Arse Sadikin: Yang Bilang Pemborosan Tidak Tahu Masalahnya"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense