BREAKING NEWS
 

Pemerintah Perbolehkan RS Asing Buka Cabang Di Indonesia

Edy Wuryanto: Bisa Memperlebar Ketimpangan Layanan

Reporter : IRANDI KASMARA
Editor : DEDE HERMAWAN
Jumat, 18 Juli 2025 07:50 WIB
Edy Wuryanto, Anggota Komisi IX DPR, Fraksi PDI Perjuangan. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto mengatakan rumah sakit (RS) dan klinik dari luar negeri boleh membuka cabang di Indonesia. Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat bertemu dengan Presiden Dewan Eropa, António Costa, di Brussels, Belgia, Minggu (13/7).

Menurut Prabowo, dalam dua tahun terakhir, Indonesia telah membuka partisipasi asing di banyak sektor, dan saat sedang membuka sektor kesehatan. 

“Karenanya, RS asing mana pun, atau institusi kesehatan di luar negeri dapat membuka cabang mereka, atau institusi yang terkait dengan mereka di Indonesia. Kami telah memperbolehkan RS asing buka di Indonesia," kata Presiden Prabowo ke Presiden Costa saat keduanya bertemu di Kantor Dewan Eropa, Gedung Berlaymont, Brussels.

Baca juga : Irma Suryani Chaniago: RS Bisa Termotivasi Beri Layanan Terbaik

Tidak hanya rumah sakit, Presiden Prabowo juga menyebut kampus-kampus asing saat ini juga diperbolehkan membuka cabang dan beroperasi di Indonesia. Sebab, Indonesia mengirimkan 3.394 orang mahasiswa setiap tahunnya untuk melanjutkan studi di Eropa, dan hingga saat ini, telah membiayai 11.784 mahasiswa (untuk studi di Eropa, red.), dan angka ini di luar mahasiswa yang membiayai sendiri studi mereka di Eropa.

 “Jadi, ini yang disponsori oleh pemerintah, dan kami ingin melihat lebih banyak mahasiswa Indonesia melanjutkan studi di Eropa," kata Presiden Prabowo.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menilai, rencana Presiden Prabowo Subianto yang membuka peluang bagi rumah sakit asing untuk membuka cabang di Indonesia bukanlah ancaman bagi layanan kesehatan nasional. 

Baca juga : Irawan Dukung Terobosan Kemendagri Benahi BUMD

Budi meyakini bahwa fasilitas kesehatan dalam negeri nantinya tetap mampu bersaing. “(RS asing yang buka cabang di RI) bukan (ancaman). Saya yakin dia bisa (bersaing),” kata Budi.

Niat pemerintah yang akan memberikan karpet merah bagi RS asing untuk membangun di Indonesia menuai pro kontra. Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi NasDem, Irma Suryani Chaniago mengatakan keberadaan RS asing di Indonesia akan memberikan manfaat.

Setidaknya, RS domestik akan memperbaiki kualitas pelayananannya. Yang tidak kalah penting adalah devisa Indonesia tidak akan menguap ke luar negeri.

Baca juga : Kapolri Minta Food Security Benar-benar Diperhatikan

Sementara, anggota Komisi X dari Fraksi PDIP, Edy Wuryanto mengingatkan ada bumerang jika RS asing masuk ke Indonesia. “Jangan sampai memperlebar ketimpangan layanan dan keadilan sosial di bidang kesehatan,” ujarnya.

Untuk mengetahui lebih jauh pandangan Edy Wuryanto mengenai wacana pembukaan cabang RS asing di Indonesia. Berikut wawancaranya. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense