BREAKING NEWS
 

Berlaku Mulai Januari 2026, Game Di Indonesia Wajib Cantumkan Kategori Usia

Pratama Dahlian Persadha: Kebijakan Klasifikasi Usia Langkah Korektif

Reporter : NANA MAULANA
Editor : DEDE HERMAWAN
Minggu, 12 Oktober 2025 07:10 WIB
Pratama Dahlian Persadha, Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akan menerapkan klasifikasi usia pada semua game atau gim yang beredar di Indonesia mulai Januari 2026. Kebijakan ini pun mendapat beragam respons.

Direktur Jenderal (Dirjen) Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah mengatakan, kebijakan ini akan diatur lewat Indonesia Game Rating System (IGRS), yang mewajibkan setiap pengembang mencantumkan kategori usia pemain sesuai konten gim yang mereka kembangkan.

Indonesia Game Rating System ini adalah rating yang akan dibuat, bahwa gim itu tidak semuanya bisa dimainkan oleh semua umur. Ada yang memang diperuntukkan untuk kalangan usia tertentu,” kata Edwin, di sela-sela acara IGDX Business & Conference 2025 di Kuta, Bali, Jumat (10/10/2025).

Dia mengungkapkan, saat ini banyak gim mengandung unsur kekerasan atau kata-kata tidak pantas yang tidak cocok dimainkan anak-anak di bawah umur. Oleh sebab itu, lanjut dia, Pemerintah akan mewajibkan setiap gim memiliki label klasifikasi usia yang jelas, seperti 7+, 13+, atau 18+.

“Januari tahun depan, semua game harus di-rating berdasarkan usianya masing-masing. Dari setiap game yang ada di Indonesia wajib mencantumkan klasifikasinya untuk usia berapa,” jelas dia.

Baca juga : Petani Kecil Jangan Diabaikan

Dia menjelaskan, proses penerapan sistem ini bakal dilakukan bertahap. Setiap pengembang atau penerbit gim wajib melakukan self-assessment terlebih dulu untuk menentukan kategori usia produk mereka.

Selanjutnya, Komdigi akan memverifikasi dan mengecek secara rutin guna memastikan penilaian tersebut dengan ketentuan yang berlaku.

Dia menegaskan, pengembang gim juga memiliki tanggung jawab sosial, untuk memastikan produknya tidak berdampak negatif terhadap perkembangan anak-anak di bawah umur.

“Jangan sampai mereka membuat game yang tidak sesuai dengan target pasarnya secara umur. Mereka juga diminta bertanggung jawab terhadap pertumbuhan anak-anak Indonesia,” ujarnya.

Dia mengaku optimistis industri gim di Indonesia bakal menyambut baik kebijakan ini. Sejauh ini, dia mengklaim para pengembang memberi respons yang cukup baik dengan wacana tersebut.

Baca juga : Industri Game RI Makin Mendunia

“Kita harapkan industri game ini bertumbuh dan sejalan, tidak mengganggu pertumbuhan karakter anak-anak Indonesia,” kata Edwin.

Menanggapi hal tersebut, Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber Communication and Information System Security Research Center (CISSReC), Pratama Dahlian Persadha menilai, kebijakan ini menandai babak baru dalam tata kelola ekosistem digital nasional.

Khususnya, kata dia, dalam melindungi generasi muda dari paparan konten yang tidak sesuai dengan tingkat kedewasaannya.

Adsense

“Ini pada dasarnya, sebuah bentuk kesadaran negara terhadap kompleksitas dampak sosial dan psikologis dari dunia digital yang semakin terbuka,” ujar Pratama kepada Rakyat Merdeka, Sabtu (11/10/2025).

Pratama menjelaskan, jika dilihat dari perspektif waktu, kebijakan ini sebenarnya datang agak terlambat. Pasalnya, kata dia, selama lebih dari satu dekade terakhir, anak-anak Indonesia telah tumbuh dalam ekosistem gim yang nyaris tanpa pagar.

Baca juga : Dimulai Sejak Berangkat, Masa Kerja Dan Kepulangan

“Akses ke berbagai platform seperti Steam, Google Play, atau App Store memungkinkan mereka memainkan gim dengan konten kekerasan, pornografi terselubung, atau tema kriminal tanpa batasan berarti,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin menilai kebijakan dari Komdigi ini sudah tepat dilakukan pada awal tahun 2026.

“Belum terlambat. Industri gim itu berkembang terus dan cepat. Setidaknya ada upaya mengawasi kesesuaian,” tegas politisi PDI Perjuangan ini kepada Rakyat Merdeka, Sabtu (11/10/2025).

Untuk mengetahui pandangan dari Pratama Dahlian Persadha selengkapnya mengenai kebijakan klasifikasi usia pada semua gim yang beredar di pasar Indonesia, berikut wawancaranya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense