BREAKING NEWS
 

Wacana Koalisi Permanen Apa Mungkin Terlaksana?

Viva Yoga Mauladi: PAN Satu Pemikiran Dengan Usul Golkar

Reporter : IRANDI KASMARA
Editor : DEDE HERMAWAN
Kamis, 11 Desember 2025 07:10 WIB
Viva Yoga Mauladi, Wakil Ketua Umum PAN. Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id

 Sebelumnya 
Ketua Umum Partai Golkar mengusulkan membangun koalisi permanen. Apa tanggapan Anda?

Adsense

Sebagai bahan renungan, pernyataan Ketua Umum Partai Golkar, Mas Bahlil Lahadalia, patut diapresiasi dalam meletakkan fondasi membangun sistem presidensial Indonesia ke depan dengan multipartai.

Sejak Pemilu 1999, siapapun presidennya dipastikan akan berusaha membangun kekuatan mayoritas di DPR. Apalagi Mahkamah Konstitusi sudah memutuskan presidential threshold sudah tidak ada lagi, maka prediksi di Pilpres 2029 akan memunculkan banyak paslon.

Bagaimana jika partai-partai sepakat dengan adanya koalisi permanen?

Baca juga : DPR: Tambah Anggaran TKD

Jika koalisi permanen menjadi keputusan politik seluruh partai, maka harus masuk di pasal di UU Pemilu. Jika itu terjadi, maka PAN satu pemikiran dengan Golkar.

Menurut Anda, jika koalisi permanen dibentuk apakah ada dilema atau kekhawatiran?

Secara empiris di dalam pemilihan langsung di pilpres, ada dilema politik ketika ada koalisi permanen.

Bisa dijelaskan?

Baca juga : Golkar Riau Beri Karpet Merah Kepada Para Kepala Daerah

Jika paslon yang terpilih didukung oleh partai politik dari koalisi permanen memiliki kursi minoritas di DPR, maka akan terjadi potensi instabilitas politik karena relasi lembaga eksekutif dan legislatif akan berada dalam tensi dan dinamika tinggi. Besar kemungkinan presiden terpilih akan mengalami sandera politik oleh DPR karena hanya memiliki kekuatan minoritas.

Jika hal itu terjadi maka pemerintah tidak akan dapat bekerja maksimal untuk merealisasikan visi dan janji-janji politik saat kampanye. Asumsi itu tentu tidak berlaku jika paslon terpilih didukung oleh partai politik yang memiliki kursi mayoritas di DPR.

Anda juga menyinggung terkait koalisi permanen dibahas di Senayan, kenapa?

Sewaktu di DPR (2009-2019), saya pernah dua kali menjadi anggota Pansus RUU Pemilu. Isu koalisi permanen selalu muncul dalam setiap pembahasan Undang-Undang tentang Pemilu. REN

Baca juga : RI Sediakan Payung Hukum Perlindungan Anak Di Medsos

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Kamis, 11 Desember 2025 dengan judul "Wacana Koalisi Permanen Apa Mungkin Terlaksana? Viva Yoga Mauladi: PAN Satu Pemikiran Dengan Usul Golkar"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense