BREAKING NEWS
 

UNAS Siapkan Lulusan yang Mampu Beradaptasi dan Berinovasi

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Minggu, 29 September 2024 19:38 WIB
Kepala BRIN Laksana Tri Handoko memberikan selamat kepada wisudawan UNAS, di JCC, Jakarta, Minggu (29/9/2024). (Foto: Dok. UNAS)

RM.id  Rakyat Merdeka - Universitas Nasional (UNAS) menyelenggarakan Wisuda Periode II Tahun Akademik 2023/2024, di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (29/09/2024). Pada wisuda ini, UNAS melantik 993 wisudawan/ti yang terdiri dari 1 Program Doktoral, 194 Program Magister dan 798 Program Sarjana.

Rektor UNAS El Amry Bermawi Putera dalam pidatonya menyampaikan, pada wisuda ini, UNAS mengangkat tema “Generasi Baru sebagai Agen Perubahan di Masyarakat”. Menurutnya, tema ini relevan dengan tantangan zaman yang dihadapi dunia saat ini.

“Saat ini dunia tengah mengalami transformasi yang begitu cepat. Disrupsi teknologi, perubahan iklim, dan berbagai isu global lainnya. Sehingga menuntut kita untuk terus beradaptasi dan berinovasi,” kata El Amry, kepada para wisudawan/ti UNAS Periode II Tahun Akademik 2023/2024.

El Amry mengatakan, untuk menjawab tantangan tersebut, UNAS terus berkomitmen untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan zaman. Wujud komitmen tersebut adalah dengan mengembangkan kurikulum yang mampu menjembatani dunia usaha dan dunia pendidikan.

Baca juga : Demi Keselamatan, KAI Larang Warga Beraktivitas di Jalur Rel

Kurikulum tersebut yaitu Kurikulum Pendidikan Tinggi berbasis KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia), SNPT (Standar Nasional Pendidikan Tinggi), dan MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) dengan paradigma OBE (Outcome Based Education). Kurikulum ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan yang luas, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan inovatif.

Hal ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan diri dan menjadi lulusan yang siap menghadapi dunia kerja serta memiliki kompetensi yang dibutuhkan untuk bersaing di era globalisasi dan mampu memberikan kontribusi yang nyata bagi pembangunan bangsa.

Adsense

El Amry menambahkan, berbagai upaya yang telah dilakukan ini, dapat menjadi modal agar lulusan UNAS dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional. UNAS berkomitmen untuk terus berinovasi dalam menawarkan pilihan pendidikan yang relevan dan berkualitas tinggi kepada mahasiswa. “Program-program ini telah dirancang dengan hati-hati untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, mengintegrasikan penelitian terkini, dan menciptakan peluang karir yang menarik bagi lulusan kami,” tambahnya.

Pada wisuda kali ini, hadir pula Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Yahya Cholil Staquf dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko untuk menyampaikan pembekalan kepada para wisudawan/ti. Selain itu, hadiri Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Penasehat Pendidikan Malaysia Hasnul Faizal bin Hushin Amri, serta para tokoh dan akademisi dari berbagai universitas.

Baca juga : Airin Siapkan Program Beasiswa Santri dan Pemberdayaan Pesantren

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Yahya Cholil Staquf mengatakan, momen wisuda ini merupakan buah hasil perjuangan wisudawan/i. Dia meyakini, dalam meraih capaian ini membutuhkan kerja keras yang luar biasa. Ia melanjutkan, wisuda merupakan salah satu capaian yang patut disyukuri oleh wisudawan/i. Namun setelah wisuda ini, lulusan harus menggapai capaian berikutnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa tantangan di masa depan sangat luar biasa. Tantangan tersebut bisa diatasi, jika para lulusan memiliki ketekunan. Di samping, mengasah kecerdikan dan mengasah akal.

“Semoga para wisudawan/i akan terus berjuang untuk membuat capaian-capaian lebih besar, untuk membuat manfaat-manfaat yang lebih banyak bagi sesama untuk membuat jasa-jasa yang besar bagi bangsa negara ini,” tambahnya.

Kepala BRIN Laksana Tri Handoko turut menyampaikan selamat kepada para wisudawan/i yang telah lulus dan berharap lulusan UNAS dapat memasuki dunia kerja sebagai seorang profesional. Menurutnya, dunia profesional tidak hanya membutuhkan ijazah, namun juga keberanian, passion, kreativitas, inovatif dan adaptif untuk mengikuti perubahan dan juga perlu membentuk perbedaan, karena perbedaan akan membuat wisudawan/i akan semakin diakui sebagai seorang profesional.

Baca juga : KPK Sebut Teman Kaesang Yang Jet Pribadinya Ditebengin Berinisial Y

Sebagai tamu kehormatan pada wisuda UNAS ini, Menteri Sosial yang juga alumni UNAS Tahun 1985 Saifullah Yusuf meyakini bahwa lulusan UNAS dapat mengatasi permasalahan sosial saat ini. Sebab, para lulusan telah dibekali untuk menyelesaikan persoalan sosial di masyarakat dengan berbagai macam solusi.

Ia juga mengungkapkan, lulusan UNAS telah bekerja di berbagai tempat dan mengabdi menyelesaikan masalah. “Lulusan telah dibekali untuk melakukan sesuatu di bidang masing-masing, mencarikan solusi. Ini menjadi salah satu kebanggaan kita, karena banyak lulusan-lulusan UNAS yang telah mengabdi di berbagai tempat dan membantu menyelesaikan masalah,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense