BREAKING NEWS
 

Smart Water Vending: Tukar Botol Plastik dengan Air Bersih

Writer : Aryo Wahyu Nugroho
Editor : UJANG SUNDA
Kamis, 12 Desember 2024 22:30 WIB
Air bersih sebagai sumber kehidupan. (Foto: fkes.unusa.ac.id)

Kebutuhan akan air bersih merupakan hak asasi manusia yang diakui secara global. Namun, di tengah krisis air bersih yang melanda banyak negara, termasuk Indonesia, pencemaran plastik menjadi salah satu hambatan utama dalam mencapai target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-6, yakni memastikan ketersediaan dan pengelolaan air bersih yang berkelanjutan untuk semua.

Sebagai mahasiswa yang peduli akan isu ini, saya ingin memperkenalkan ide inovasi Smart Water Vending Machine. Mesin ini tidak hanya menyediakan air bersih, tetapi juga menawarkan cara untuk mengurangi limbah plastik. Konsep mesin terbilang sederhana, hal ini dikarenakan masyarakat dapat menukar botol plastik bekas dengan air bersih melalui sistem pembayaran berbasis bottlepay yang terintegrasi dengan teknologi computer vision.

Menurut data National Plastic Action Partnership, Indonesia menghasilkan sekitar 6,8 juta ton sampah plastik setiap tahunnya. Sebagian besar sampah ini akan berakhir di sungai dan laut, yang dimana akan mencemari sumber air bersih. Smart Water Vending Machine hadir sebagai solusi ganda dalam mengurangi limbah plastik dan menyediakan akses air bersih secara mudah serta terjangkau.

Dengan menerapkan teknologi computer vision, mesin ini dapat mengenali jenis dan kualitas botol plastik yang dimasukkan oleh pengguna. Botol yang memenuhi syarat akan dihargai dalam bentuk poin digital yang bisa digunakan untuk mendapatkan air bersih. Sistem ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mendukung literasi digital masyarakat melalui teknologi pembayaran berbasis aplikasi.

Mesin ini juga dilengkapi dengan sensor presisi tinggi, sistem RFID untuk identifikasi pengguna, dan layar interaktif untuk memudahkan navigasi. Prosesnya sederhana, yaitu pengguna memasukkan botol plastik, lalu sistem memindai botol menggunakan camera vision, dan poin otomatis tercatat dalam akun pengguna. Dengan poin yang terkumpul, pengguna dapat menukar air dengan jumlah yang diinginkan.

Teknologi seperti ini memiliki potensi besar untuk diimplementasikan di ruang publik, seperti stasiun, kampus, dan taman kota. Tidak hanya mendukung kebersihan lingkungan, sistem ini juga menjadi edukasi praktis bagi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan limbah plastik dan akses air bersih.

Inovasi ini sejalan dengan dua poin SDGs, yaitu SDGs 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak) dan SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Tentu, dengan memanfaatkan teknologi digital, kita daoat menciptakan pola pikir baru dalam pengelolaan sumber daya, serta kita dapat bergerak menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.

Powered by Froala Editor

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense