BREAKING NEWS
 

Mahasiswa UNNES Bersama BPBD dan Pemdes Blimbing Wujudkan Desa Tangguh Bencana

Writer : Lorencia Sariani Tondang
Editor : UJANG SUNDA
Minggu, 24 Agustus 2025 17:36 WIB
Mahasiswa KKN GIAT 12 UNNES bersama BPBD Temanggung berpartisipasi dalam pembentukan DESTANA di Blimbing, Rabu (30/7/2025). (Foto: Dok. KKN Unnes GIAT 12)

Warga Desa Blimbing, Kabupaten Temanggung, resmi membentuk Relawan Desa Tangguh Bencana (Destana) sebagai langkah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman tanah longsor. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (30/7/2025) di rumah Kepala Dusun Blimbing, Surahyo. Kegiatan ini merupakan gagasan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, dengan dukungan penuh Pemerintah Desa Blimbing, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (UNNES) kelompok GIAT 12, serta partisipasi sejumlah warga dari seluruh dusun di desa tersebut.

Ancaman tanah longsor yang kerap mengintai wilayah perbukitan membuat Desa Blimbing, menjadi salah satu daerah yang dinilai rawan bencana di Kabupaten Temanggung. Kegiatan ini tidak sekadar seremonial, tetapi menitikberatkan pada pembangunan sistem peringatan dini, pemetaan wilayah rawan bencana, serta penentuan tempat evakuasi. Tim BPBD dan mahasiswa melakukan pendampingan identifikasi titik rawan longsor, serta penentuan titik kumpul aman di setiap RT.

Baca juga : Menpora Dito Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Kemerdekaan

Berdasarkan hasil observasi, sebagian besar warga Desa Blimbing belum memiliki panduan tertulis maupun peta jalur evakuasi yang jelas. Sistem peringatan yang ada masih mengandalkan tanda-tanda alam, seperti suara gemuruh, dan sebagian warga yang belum memahami makna tanda tersebut. Kondisi ini dinilai rawan memicu keterlambatan evakuasi.

Adsense

Mahasiswa KKN GIAT 12 UNNES bersama BPBD Temanggung memaparkan materi serta tujuan dari Program Destana di Blimbing, Rabu (30/7). (Foto: KKN GIAT 12 UNNES)

“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana” ujar Pak Irkham, selaku anggota BPBD Temanggung.

Baca juga : Menko PMK Luncurkan Gerakan Kitatangguh Untuk Hadapi Bencana

Pendampingan ini diharapkan tidak berhenti pada tahap sosialisasi semata. Menurutnya, keterlibatan aktif seluruh unsur masyarakat, mulai dari perangkat desa hingga kelompok pemuda, menjadi kunci keberhasilan Desa Blimbing dalam mewujudkan status sebagai Desa Tangguh Bencana.

Pembentukan Desa Tangguh Bencana di Blimbing diharapkan menjadi model mitigasi yang dapat diadopsi oleh desa-desa lain di Temanggung yang memiliki risiko bencana serupa. Kolaborasi lintas pihak ini menjadi bukti bahwa kesiapsiagaan bukan hanya urusan teknis, melainkan komitmen sosial yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Baca juga : Tanam Jagung Bersama Warga, Menteri Desa Komit Bangun Papua


Powered by Froala Editor

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense