Dark/Light Mode

Zulhas Ungkap Peran Penting Kapolri dalam Wujudkan Swasembada Pangan

Selasa, 13 Mei 2025 18:42 WIB
Menko Pangan Zulkifli Hasan (keempat kiri) dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri Muktamar PUI. (Foto: Istimewa)
Menko Pangan Zulkifli Hasan (keempat kiri) dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri Muktamar PUI. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menko Pangan Zulkifli Hasan mengungkap peran penting Kapolri Jenderal Listyo Sigit dalam mewujudkan program swasembada pangan Presiden Prabowo Subianto. Hal itu disampaikan Zulhas, sapaan akrab Zulkifli, saat menghadiri pembukaan Muktamar ke-15 Persatuan Umat Islam (PUI), di Convention Hall Smesco, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (13/5/2025). Kapolri turut hadir dalam kegiatan tersebut. 

Awalnya, Zulhas mengungkap soal peran Polri dalam mewujudkan swasembada pangan terkait program penanaman jagung se-Indonesia. Hal itu dilakukan sebagai komitmen menciptakan ketahanan pangan secara cepat dan maksimal.

"Pak Kapolri, terima kasih banyak, antara lain dukungan penting Pak Kapolri menanam jagung. Kalau Kapolri dukung, enak Bu, jadi cepat kita punya produksi," kata Zulhas. 

Baca juga : Wamenkop Tekankan Pemikiran Bung Hatta Soal Koperasi Wujudkan Kemandirian Ekonomi

Ketua Umum PAN ini kemudian menyinggung ketika dirinya menjadi Menteri Perdagangan. Kala itu, harga gabah sebesar Rp 4.450 per kilogram. Harga ini menjadi acuran Bulog, karena tertera dalam Peraturan Presiden (Perpres), ketika itu. Saat ini, Perpres sudah diubah dan harga gabah menjadi Rp 6.500.

Dengan harga yang naik hampir 50 persen itu, Zulhas mengaku masih memiliki tantangan terbaru. Di antaranya, banyak tengkulak yang main. Di sinilah peranan penting Kapolri agar harga yang gabah yang diterima petani sesuai Perpres yang baru.

"Kapolri ini banyak amal salehnya. Saya terima kasih betul. Jadi, setiap rapat urusannya harga, Pak Kapolri harus hadir. Kita atur jadwal, hadir Kapolri," ucap Zulhas.

Baca juga : Perangi Kejahatan Siber Kapolri Gandeng Banyak Lembaga

Dia melanjutkan, kehadiran Kapolri membuat para tengkulak nakal ketakutan. "Kalau ada Kapolri, kita tinggal ngomong dan panggil wartawan banyak, eh pabrik-pabrik padi awas ya kalau petani tidak dibeli harga Rp 6.500, hati-hati ada Kapolri samping saya. Begitu aja, rata-rata sekarang sudah hampir semua pabrik beli Rp 6.500," tambah Zulhas. 

Di sisi lain, Zulhas juga mengapresiasi Kapolri yang selalu membantu dan berperan aktif dalam setiap kegiatan Ormas Islam, mahasiswa, maupun pemuda. 

"Kapolri banyak sekali membantu dan memperhatikan Ormas Islam. Saya kadang-kadang malu, hampir semua agenda acara Ormas Islam, mahasiswa, pemuda, Kapolri hadir, kami banyak absennya. Pak Kapolri, terima kasih," tutup Zulhas.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.