BREAKING NEWS
 

Program Percepatan Kebekerjaan SMKN 3 Bogor Antar Siswa ke Jepang hingga Jerman

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Kamis, 28 Agustus 2025 17:23 WIB
Foto: Didi Rustandi/RM.

RM.id  Rakyat Merdeka - SMK Negeri 3 Bogor menegaskan perannya sebagai sekolah kejuruan unggulan dengan mencetak lulusan yang tidak hanya siap bekerja di dalam negeri, tetapi juga di kancah internasional.

Melalui pembelajaran berbasis praktik dan kerja sama industri, sekolah ini membekali siswanya dengan keterampilan sesuai kebutuhan pasar kerja global.

Kepala SMKN 3 Bogor, Tatang Komarudin, menjelaskan, sekolahnya membuka lima kompetensi keahlian, yakni Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Tata Busana, Kuliner, Akomodasi Perhotelan, serta Spa dan Tata Kecantikan.

“Semua program keahlian kami rancang agar siswa benar-benar siap masuk ke dunia kerja, bukan hanya menguasai teori,” ujar Tatang, Kamis (28/8/2025).

Baca juga : KPK Dalami Peran Gubernur Kalbar di Kasus Mempawah, Tersangka Segera Diumumkan

Sebagai terobosan, SMKN 3 Bogor menjalankan Program Percepatan Kebekerjaan yang memungkinkan siswa kelas XII magang hingga bekerja di luar negeri.

Negara tujuannya antara lain, Jepang, Jerman, dan Kuwait. Program ini mendapat antusiasme tinggi dari orang tua dan siswa.

Tahun 2025, sekolah ini menerima lebih dari 2.000 pendaftar, sementara daya tampung hanya 700 siswa dalam 15 rombongan belajar.

Adsense

“Prinsip kami sederhana, lulusan SMK tidak boleh menganggur. Karena itu, 60 persen pembelajaran dilakukan di industri, 40 persen di sekolah. Dengan model ini, siswa bisa magang ke luar negeri selama tiga tahun atau langsung bekerja sesuai bidang keahliannya,” jelas Tatang.

Baca juga : Joglo Ayu Tenan, UMKM Binaan BI Yang Sukses Jaring Pasar Jepang Dan Singapura

Semangat ini dirasakan langsung oleh para siswa. Cahaya Kirana Laraswati, jurusan Tata Busana, mengaku semakin termotivasi karena ada kesempatan bekerja di Jepang.

“Awalnya saya hanya tertarik pada fashion, tapi sekarang saya semakin yakin. Harapan saya bisa membuka usaha sendiri ketika kembali ke Indonesia,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Muhammad Raditya Galang, siswa jurusan Kuliner, yang tengah mempersiapkan diri mengikuti tes bahasa untuk bekerja di Jerman.

“Dulu saya tidak terpikir bisa sekolah, apalagi berkesempatan ke luar negeri. Sekarang saya ingin membanggakan orang tua dengan keahlian yang saya pelajari di SMK ini,” katanya.

Baca juga : Perpusnas Serahkan Sertifikat MoW UNESCO Naskah Sang Hyang Siksa ke Pemprov Jabar

Selain menyiapkan tenaga kerja terampil, SMKN 3 Bogor juga berupaya menekan angka putus sekolah dengan memperluas daya tampung dan memperkuat pembelajaran berbasis industri.

Karya siswa, mulai dari inovasi busana adat modern hingga produk bakery, telah tampil di berbagai ajang kompetisi dan fashion show, sekaligus mengusung nilai Profil Pelajar Pancasila.

Dengan visi tersebut, SMKN 3 Bogor tidak hanya melahirkan lulusan yang berprestasi, tetapi juga membangun generasi muda yang siap bersaing di pasar kerja nasional maupun internasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense