BREAKING NEWS
 

UNDIRA Kukuhkan 1.200 Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2025/2026

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Selasa, 2 September 2025 14:06 WIB
Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) atau Hello Campus UNDIRA. (Foto: Dok. UNDIRA)

RM.id  Rakyat Merdeka - Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) telah melaksanakan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) atau Hello Campus terhadap 1.200 mahasiswa baru. Acara yang berlangsung pada 26-28 Agustus 2025, dan 30 Agustus 2025. Acara ini menjadi momen istimewa bagi mahasiswa baru UNDIRA melalui Pembukaan Perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik (TA) 2025/2026.

Acara Pembukaan Perkuliahan bertempatan di dua kampus UNDIRA, Kampus Tanjung Duren, Jakarta Barat, dan Kampus Cibubur, Jalan Raya Kranggan. Momen ini sekaligus menjadi babak baru perdana bagi Universitas Dian Nusantara dalam menambah kampus baru yang berlokasi di Jalan Raya Kranggan, dengan harapan dapat memberikan fasilitas perkuliahan yang lebih baik dan mendukung proses belajar-mengajar secara optimal.

Pembukaan perkuliahan diwarnai dengan antusiasme para mahasiswa baru. Rektor UNDIRA, Prof. Suharyadi, memberikan sambutan hangat kepada para mahasiswa baru TA 2025/2026. Dia menyampaikan beberapa kilas balik terkait sejarah UNDIRA beserta mengenalkan dua figur yang turut berjasa dalam memajukan UNDIRA hingga titik ini, yakni Prof. Margianti dan Ir. Yenon Orsa.

"Di tengah kesulitan dan ketidakpastian saat ini, pendidikan merupakan salah satu jalan terbaik untuk memahat masa depan kita. Tahun ini UNDIRA disambut oleh kurang lebih 1.200 mahasiswa baru yang akan menjadi generasi penerus bangsa," ucapnya.

Baca juga : KPK: Buntut Korupsi, 8.400 Jemaah Haji Antre 14 Tahun Gagal Berangkat di 2024

Rektor melanjutkan, dalam perjalanannya, UNDIRA mendidik sebanyak 6.000 sampai dengan 6.500 mahasiswa per tahunnya, yang terdiri dari fresh graduate SMA maupun pekerja.

"Saya salut kepada kemauan adik-adik mahasiswa semua yang masih memiliki tekad untuk bersama menjadi akademisi yang akan bermanfaat bagi bangsa dan negara. UNDIRA berkomitmen untuk mendidik ilmu melalui biaya yang terjangkau melalui tata nilai Visioner, Integritas dan Professional,” ujar Prof. Suharyadi.

Dia melanjutkan, dengan Akreditasi Baik Sekali, UNDIRA selalu berkomitmen untuk memberikan pendidikan terbaik kepada mahasiswa. "Berkembangnya UNDIRA tentu tidak hanya berada dalam ketersediaan fasilitas, namun juga 330 dosen dengan kompetensi dalam bidangnya masing-masing,” lanjutnya.

Adsense

Prof. Suharyadi menjelaskan, UNDIRA juga berhasil meraih berbagai pencapaian di bidang akademik maupun non-akademik berkat usaha maksimal dari dosen dan mahasiswa. Berdasarkan pencapaian-pencapaian tersebut, meskipun usianya baru memasuki tahun keenam, UNDIRA berhasil memperoleh Hibah Dikti untuk pengadaan Smart Classroom.

Baca juga : PGN Serahkan Beasiswa ke 40 Mahasiswa Berprestasi di Puncak YOTNC 2025

Wakil Rektor I Bidang Akademik UNDIRA, Margono Sugeng, kemudian membacakan Surat Keputusan (SK) terkait tata tertib dan aturan akademik yang harus ditaati oleh seluruh mahasiswa UNDIRA. Dalam pembacaan tersebut, Margono menekankan pentingnya kedisiplinan dan komitmen mahasiswa dalam menjalani proses pendidikan.

Dia menerangkan, perkuliahan merupakan perjalanan panjang menuju kedewasaan, kejernihan hati dan kemantapan diri melalui. "Kalian semua harus menatap masa depan dengan harapan luas, kalian semua harus mampu menghasilkan keberkahan dan karya bermanfaat pada bangsa. Jadikanlah ilmu sebagai cahaya dan syukur anugerah ilahi. Ilmu bukan sekedar pengetahuan, belajarlah penuh kesadaran agar jiwa meraih ketentraman yang hakiki,” ujar Margono.

Kepada mahasiswa baru, Ketua Yayasan Dian Asra, Sagoro Dharmawan, menekankan bahwa pendidikan bukan sekedar ilmu maupun kesuksesan semata yang berfokus pada satu pihak. Dia menegaskan, pendidikan beserta kesuksesan sesungguhnya didasarkan pada ketangguhan, dan tidak ada shortcut menuju kesuksesan hakiki.

Dia menyatakan, meskipun beberapa dari generasi muda Indonesia kini merasakan dirinya berada di posisi yang sulit atau sering disebut sebagai generasi sandwich, sesungguhnya itu bukanlah beban melainkan sebuah anugerah. "Ketahuilah, dari adanya jiwa lain yang masih menjadi tanggungan kalian, maka hidup masih memiliki arah yang dituju dan dari sanalah kita akan menemukan alasan dari kegagalan, kepahitan dan pelajaran yang kita tempuh,” tutur Sagoro.

Baca juga : PLN EPI Bukukan Laba Rp 2,24 Triliun pada 2024

Puncak acara ditutup dengan pengukuhan almamater kepada beberapa representatif mahasiswa baru Rektor UNDIRA yang didampingi Ketua Yayasan Dian Asra. Sesi seremonial untuk mahasiswa baru ditutup dengan penampilan kolaboratif dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tari dan UKM Pencak Silat UNDIRA.

UKM-UKM ini menampilkan tarian kreasi yang berasal dari DKI Jakarta yang dipadukan dengan seni bela diri Pencak Silat. Penampilan ini tidak hanya melambangkan keharmonisan budaya dan ketangguhan, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai mulia, kerja sama, dan keberagaman yang ingin ditanamkan oleh semua mahasiswa UNDIRA.

Acara dilanjutkan dengan Kuliah Umum bagi mahasiswa baru dalam menghadapi era Internet of Things (IoT). UNDIRA turut menghadirkan 2 praktisi: Pratama Persadha, selaku Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSRECs2 dan Prof. Teddy Mantoro, selaku Professor in Computer Science, School of Computer Science, Universitas Nusa Putra, dengan harapan agar tidak hanya mahasiswa pandai dalam menguasai teknologi, namun juga bijaksana dalam menggunakannya.

Dengan dimulainya semester ganjil TA 2025/2026 ini, UNDIRA optimis dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam dunia pendidikan tinggi Indonesia, khususnya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik namun juga memiliki karakter yang kuat sesuai dengan nilai-nilai VIP UNDIRA.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense