RM.id Rakyat Merdeka - Universitas Trisakti merayakan Dies Natalis ke-60 dengan menggelar sidang terbuka dan orasi ilmiah oleh Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang juga Ketua Ikatan Alumni Universitas Trisakti, Maman Abdurrahman. Acara bertema “Excellent Inovasi, Entrepreneurship dan Sinergi Berkelanjutan dalam Kemandirian” itu digelar di Gedung D Universitas Trisakti, Jakarta, Sabtu (29/11/2025).
Dalam orasinya, Maman menegaskan Universitas Trisakti sejak awal berdiri berakar pada nilai-nilai luhur yang terkandung dalam nama “Trisakti”. Nama yang diberikan Presiden Soekarno itu melambangkan tiga kekuatan: Kedaulatan Politik, Swadaya Ekonomi, dan Pribadi Kebudayaan Indonesia.
“Dalam mendorong entrepreneur muda sebagai salah satu pilar kekuatan Trisakti, yaitu Swadaya Ekonomi, sebagaimana program prioritas pemerintahan Prabowo dengan target pertumbuhan ekonomi 8 persen, saya mendorong mahasiswa tidak hanya belajar secara textbook, tetapi mampu beradaptasi dan berinovasi sehingga bisa membuka lapangan kerja,” jelasnya.
Maman berharap momentum 60 tahun Trisakti menjadi ajang refleksi perjalanan kampus dalam mencetak calon pemimpin, membangun kualitas manusia, dan berkontribusi bagi bangsa dan negara.
Rektor Universitas Trisakti, Prof. Kadarsah Suryadi, mengatakan tahun akademik 2024/2025 merupakan akhir Rencana Strategis (Renstra) 2020–2024 dan awal Renstra 2026–2030. Ia menekankan fokus pada “Excellent Inovasi, Entrepreneurship dan Sinergi Berkelanjutan dalam Kemandirian” yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 2030.
Selama tahun akademik 2024/2025, Trisakti mencatat sejumlah capaian, antara lain:
- Masuk QS World University Ranking (QS WUR) di posisi 1201–1400.
- Menjadi peringkat 1 perguruan tinggi swasta di Indonesia untuk komponen Employability – Employment Outcomes dengan skor 41,1.
- Peringkat QS Asia University Ranking (QS AUR) naik dari 751–800 pada 2025 menjadi 771–780 pada 2026, dan peringkat nasional naik dari 40 menjadi 33.
- Peringkat 561 UI Greenmetric dari 1.477 perguruan tinggi di 95 negara.
- Delapan program studi meraih akreditasi internasional IABEE dan banyak lainnya meraih akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-PT).
- Pertumbuhan dana non-mahasiswa mencapai Rp460 miliar.
- Tingkat kelulusan meningkat dengan 56,86 persen program studi berakreditasi Unggul, serta peningkatan prestasi mahasiswa baik akademik maupun non-akademik.
Baca juga : Terapis Olahraga Kian Krusial, PTOI Dorong Standarisasi Dan Uji Kompetensi
Kadarsah juga menyoroti tantangan industri dan pendidikan tinggi, termasuk kesenjangan keterampilan (skill gap) yang diidentifikasi World Economic Forum 2025. Trisakti, ujarnya, menyiapkan lulusan melalui kurikulum Outcome-Based Education (OBE) dan pembelajaran transformatif.
Universitas Trisakti juga telah menyiapkan Renstra 2026–2030 dengan fokus pada “Excellence in Teaching”, “Excellence in Research”, dan “Excellence in Innovation” untuk mewujudkan model Entrepreneurial University.
Perayaan Dies Natalis ke-60 turut dihadiri Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III Jakarta, Ketua Dewan Pembina Yayasan Trisakti, serta alumni dan mahasiswa.
Baca juga : Waskita Karya Rampungkan Divestasi Saham Tol Cimanggis-Cibitung
“Semoga perayaan Dies Natalis ke-60 ini menjadi momentum untuk meningkatkan inovasi, entrepreneurship, dan sinergi berkelanjutan bagi Universitas Trisakti dan masyarakat,” kata Kadarsah.
Rangkaian acara Dies Natalis juga dimeriahkan bazar kuliner dan UMKM, berbagai lomba seperti mewarnai, cosplay, catur, dan basket, serta pertunjukan musik. Sejumlah fakultas turut menggelar kegiatan khusus, termasuk Lomba Futsal antar-fakultas dan Lomba Poster Nasional untuk siswa SMA/sederajat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.