Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sound For Humanity 2025 Semarakkan Dies Natalis ke-68 Unpad, Salam Perdamaian Untuk Dunia
Senin, 1 Desember 2025 09:21 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Lapangan Merah Universitas Padjadjaran (Unpad) dipenuhi semangat kemanusiaan dan kegembiraan dalam gelaran konser musik Sound For Humanity (SFH) dengan tema “Salam Cinta dan Perdamaian dari Jatinangor untuk Dunia.”
Acara ini merupakan kolaborasi antara Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad), Universitas Padjadjaran, dan Lembaga Kemanusiaan Sadaqa sebagai bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-68 Unpad, Sabtu (29/11/2025).
Konser ini menghadirkan atmosfer meriah sekaligus penuh kehangatan solidaritas. Ribuan penonton larut dalam lantunan musik dari deretan musisi ternama seperti The Changcuters, HiVi!, Voice of Baceprot (VOB), Kuburan, Panji Sakti, serta penampilan istimewa dari berbagai talenta mahasiswa Unpad.
Kehadiran para musisi lintas genre ini semakin menegaskan pesan bahwa musik adalah jembatan universal untuk menyatukan kepedulian dan cinta kasih.
Sekretaris Jenderal IKA Unpad, Yhodisman Soratha menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata solidaritas sivitas akademika dan alumni UNPAD terhadap krisis kemanusiaan yang masih berlangsung di Gaza.
Yhodisman menambahkan, Sound For Humanity bukan sekadar konser, tetapi panggilan nurani. Kami ingin mengirimkan pesan bahwa masyarakat Indonesia, khususnya keluarga besar Unpad, tidak tinggal diam melihat saudara-saudara kita di Gaza terus hidup dalam konflik.
"Melalui musik, kita hadir untuk menguatkan, mendoakan, dan menyuarakan perdamaian,” ujar Yhodisman dalam keterangannya, Senin (1/12/2025).
Sementara itu, Ketua Panitia Sound For Humanity Yeni Fatmawati, menegaskan bahwa acara ini dirancang sebagai ruang kolaborasi bagi masyarakat, kampus, alumni, dan pelaku seni untuk bersama-sama mendorong semangat empati.
Baca juga : Kementan Tekankan Data Akurat & Penguasaan AI Untuk Perkuat Komunikasi Publik
“Kami ingin menghadirkan acara yang bukan hanya menghibur, tetapi juga menggugah kesadaran. Antusiasme masyarakat yang hadir hari ini menunjukkan bahwa kepedulian adalah bahasa bersama. Semoga pesan cinta dan perdamaian dari Jatinangor ini menggema lebih luas,” ungkap Yeni.
Sementara itu, Direktur Lembaga Kemanusiaan Sadaqa Ahmad Rofiqi, mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan konser ini.
“Sadaqa sangat bangga dapat menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan ini. Dukungan yang terkumpul melalui Sound For Humanity akan kami salurkan untuk membantu pemulihan dan kebutuhan mendesak masyarakat Gaza," ungkap Rofiky.
Ia berharap, semoga langkah kecil ini memberi dampak besar dan menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk terus bergerak.
"Melalui Sound For Humanity Unpad dan IKA Unpad menegaskan komitmennya dalam menghadirkan kegiatan yang tidak hanya merayakan budaya dan kreativitas, tetapi juga memupuk rasa kemanusiaan," ujar Rofiqi.
IKA Unpad bersama Unpad dan lembaga kemanusiaan Sadaqa menghadirkan acara ini sebagai ruang kolaborasi antara kampus, alumni, seniman, dan masyarakat untuk menyuarakan empati terhadap kemanusiaan di Gaza.
Sekjen IKA Unpad Yhodisman Soratha, menekankan bahwa konser ini adalah panggilan nurani untuk menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia, khususnya keluarga besar Unpad.
"Kami tidak tinggal diam melihat penderitaan di Gaza. Musik kami pilih sebagai medium untuk menyampaikan doa, dukungan, dan harapan akan perdamaian," ujarnya.
Baca juga : IMIFEST 2025 Semarakkan HUT Pertama Kementerian Imipas
Ketua Panitia Yeni Fatmawati menambahkan, konser ini dirancang sebagai ruang kolaborasi antara masyarakat, kampus, alumni, dan seniman untuk menumbuhkan semangat empati bersama.
Sementara itu, Direktur Sadaqa Ahmad Rofiqi, menyampaikan rasa bangganya bisa terlibat dalam gerakan ini. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu pemulihan dan kebutuhan mendesak masyarakat Gaza.
Sebelum open gate, venue sempat diguyur hujan. Namun begitu reda, penonton yang sudah tak sabar menunggu, berlarian menuju panggung utama untuk menyambut band pembuka: ToneWaves.
Berikutnya, paduan suara Mahasiswa UNPAD berkolaborasi dengan Panji Sakti, menyanyikan lagu-lagu sendu yang menggugah kesadaran akan penderitaan rakyat Palestina.
Momen paling mengharukan terjadi saat lagu "Jiwaku Sekuntum Bunga Kemboja" dilantunkan. Panitia, penonton, dan petugas Damkar membentangkan bendera Palestina berukuran 20 x 30 meter, menciptakan atmosfer sakral dan penuh solidaritas.
Setelah suasana haru, giliran HiVi! menghidupkan panggung. Penonton langsung berdansa mengikuti irama musik dari Febri, Ilham, dan Kei.
Bahkan petugas Damkar yang berjaga ikut berjoget di atas mobil Damkar, menambah warna unik dalam konser ini.
Di sela waktu tersebut, puisi dibacakan Yeni Fatmawati dan Hikmat 'Berdoa' Gumelar, penyair yang meraih Palestine World Prize for Literature 2024.
Baca juga : Run For Good Journalism 2025 Meriah, Gerakan Dukungan untuk Media Berkelanjutan
Puisi mereka diiringi alat musik Aborigin didgeridoo dan sejumlah instrumen lain menjadi jembatan spiritual yang menghubungkan musik dan makna perjuangan.
Kuburan - VoB - The Changcuters Band Kuburan tampil dengan gaya khas mereka, menghadirkan 14 anak kecil beratribut Palestina dan menyuguhkan lagu-lagu hits.
Penonton yang didominasi generasi muda larut dalam hiburan yang tetap membawa pesan kemanusiaan. Trio metal hijab asal Garut, Voice of Baceprot (VoB), menggebrak panggung dengan lagu "What's The Holy (Nobel) Today?"
Layar LED menampilkan bendera Palestina, dan penonton ber-moshing di depan stage. Marsya sempat menyinggung bencana deforestasi di Sumatera sebelum melanjutkan dengan "The Mighty Island" dan lagu pamungkas mereka "God Allow Me (Please) to Play Music".
Sebagai penutup, The Changcuters tampil tanpa kompromi. Lagu-lagu seperti "I Love You, Bibeh", "Suka-Suka", dan "Racun Dunia" menghentak panggung, membuat ribuan penonton bergoyang hingga akhir acara.
Adapun total sumbangan yang diterima panitia sepanjang acara tersebut sebesar Rp140.271.514.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya