BREAKING NEWS
 

Hari Bapak Pramuka Indonesia 2026, Puluhan Peserta Ikuti Workshop Filateli

Writer : PramukaJogja
Editor : UJANG SUNDA
Minggu, 12 April 2026 14:33 WIB
Workshop Filateli di Kantor Pos Besar Yogyakarta, Minggu (12/4/2026). (Dok. Penulis)

Perkumpulan Filateli Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PFI DIY) menggelar Workshop Filateli, Minggu (12/4/2026). Bertempat di Kantor Pos Besar Yogyakarta, momen spesial ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Filateli Nasional sekaligus Hari Bapak Pramuka Indonesia 2026.

Sebanyak 36 peserta yang terdiri dari Pewarta Istimewa serta perwakilan Dewan Kerja Cabang (DKC) se-DIY mengikuti workshop ini untuk menguatkan kembali budaya filateli kepada generasi muda di lingkungan Gerakan Pramuka.

Wakil Ketua PD PFI DIY, Kak R.A. Siti Khamaroel Noordaradjati, dalam sambutannya bercerita mengenai dunia filateli. Ia menekankan bahwa filateli kini telah bertransformasi menjadi kegiatan yang inklusif.

Dahulu, filateli adalah hobi para raja. Persuratan hanya dilakukan oleh mereka yang melek huruf, yang pada saat itu terbatas pada kalangan pelajar. Namun saat ini, filateli bukan sekadar hobi, tapi untuk kita semua sebagai sarana berbagi pengetahuan dan kontribusi bagi Pramuka.

Baca juga : Indonesia Kecam Kebrutalan Israel

Kepala Kantor Pos Besar Yogyakarta, Pak Jo, menyambut hangat kolaborasi yang baik ini. Ia menegaskan komitmen Kantor Pos untuk terus memfasilitasi pelestarian budaya menulis.

Kantor Pos Yogyakarta mengambil peran dalam memfasilitasi kegiatan seperti ini. Kantor Pos Yogyakarta  menyediakan ruang bagi siapa saja yang ingin mengenal filateli. Ini menjadi upaya untuk melestarikan budaya menulis dan prangko sebagai perekam sejarah.

Adsense

Hal senada disampaikan oleh Kak Drs. Edy Heri Suasana, M.Pd., selaku Wakil Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka DIY Bidang Pembinaan Anggota Dewasa dan Bela Negara. Menurut Kak Edy, filatelisme memiliki dimensi pendidikan karakter yang kuat bagi anggota Pramuka. Sehingga para peserta perlu memanfaatkan ilmu yang didapatkan dengan sebaik-baiknya

Harapannya, para anggota Pramuka bisa memanfaatkan ilmu ini untuk menjadi filatelis. Melalui filatelisme, tidak hanya mengenalkan Pramuka ke khalayak luas, tetapi juga membentuk karakter generasi penerus.

Baca juga : Kemenperin Siapkan SDM Industri Yang Kompeten

Sementara itu, Kak Aria Nugrahadi, Ketua Majelis Pembimbing Daerah Harian Gerakan Pramuka DIY, menyoroti pentingnya dokumentasi visual dan fisik. Beliau mengajak peserta untuk melihat filateli sebagai media pengabadi memori.

Memori bisa diabadikan melalui prangko, kartu pos, dan amplop. Tantangan saaat ini adalah bagaimana mengenalkan nilai-nilai tersebut kepada generasi penerus melalui serangkaian kegiatan kreatif. 

Dalam kesempatan ini, Kak Aria juga membuka secara resmi Workshop Filateli dan Peringatan Hari Bapak Pramuka Indonesia tahun 2026.

Tidak hanya mendapatkan materi teori dan diskusi mengenai Filateli Pramuka, para peserta juga diajak melakukan praktik langsung membuat kartu pos. 

Baca juga : Di Tengah Krisis Global, Pupuk Indonesia Jaga Pasokan Pangan RI

Dalam rangkaian acara ini juga terdapat mini pameran filateli pramuka. Dalam tur ini, para peserta dapat melihat berbagai koleksi filateli pramuka dan benda pos lainnya yang memiliki nilai sejarah tinggi, memperkuat pemahaman mereka bahwa setiap keping prangko menyimpan cerita tersendiri.

Powered by Froala Editor

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense