BREAKING NEWS
 

Waste Wise Campus Ajak Mahasiswa Jadi Penggerak Perubahan Lingkungan

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Selasa, 9 Juni 2026 20:03 WIB
Founder Green Movement Indonesia, Tasya Kamila bersama para mitra kolaborator Program Dropbox Sampah Kemasan (DSK) dalam acara talkshow edukatif yang mempertemukan perspektif akademisi, industri, dan komunitas, yang mengusung tema Membangun Kesadaran dan Kolaborasi Generasi Muda untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Kampus Universitas Bakrie, Kuningan, Jakarta Selatan (9/6/2026).

RM.id  Rakyat Merdeka - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) 2026 yang mengusung tema global “Inspired by Nature. For Climate. For Our Future.”, Indofood, Nutrifood, Tetra Pak, Sido Muncul, dan Green Movement Indonesia memperluas kolaborasi kampanye pengelolaan sampah berkelanjutan ke lingkungan pendidikan melalui peluncuran program Waste Wise Campus: Dari Kampus untuk Bumi bersama Universitas Bakrie.

Rangkaian kampanye ini diawali dengan talkshow edukatif bertema “Membangun Kesadaran dan Kolaborasi Generasi Muda untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan” yang mempertemukan perspektif akademisi, industri, dan komunitas.

Kegiatan tersebut digelar di Kampus Universitas Bakrie, Kuningan, Jakarta Selatan. Forum dialog ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai tantangan pengelolaan sampah di Indonesia.

Sekaligus, mendorong perubahan perilaku melalui praktik pemilahan sampah yang bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Terinspirasi dari alam yang menunjukkan bahwa perubahan besar lahir dari keterhubungan dan kontribusi setiap elemen dalam ekosistem, kampanye Waste Wise Campus: Dari Kampus untuk Bumi menjadi wujud sinergi berbagai pihak untuk membangun budaya peduli lingkungan.

Sekaligus, menyebarkan inspirasi perubahan perilaku yang berdampak tidak hanya di lingkungan pendidikan, tetapi juga di masyarakat luas.

Mewakili para kolaborator, Andrew Ferdinand Hallatu, Head of Corporate Public Relations PT Indofood Sukses Makmur Tbk., mengatakan perubahan hanya dapat tercipta melalui kontribusi nyata dari seluruh elemen dalam ekosistem.

Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Kelapa Gading Dorong Perusahaan Perluas Perlindungan Pekerja

“Semangat yang terinspirasi dari alam ini menjadi pembelajaran bagi kita bahwa tantangan lingkungan membutuhkan sinergi positif antara dunia industri, akademisi, komunitas, pemerintah, dan masyarakat," tutur Andrew. 

Diingatkannya, kampus tidak hanya menjadi tempat lahirnya gagasan, tetapi juga wadah untuk menumbuhkan kebiasaan yang dapat memberikan dampak positif.

Sebagai pusat pendidikan dan pembentukan karakter generasi masa depan, kampus dinilai memiliki posisi strategis dalam menerjemahkan semangat perubahan menjadi aksi nyata.

Program Waste Wise Campus dirancang untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan sekaligus mendorong perubahan perilaku melalui praktik pemilahan sampah dari sumbernya.

Inisiatif ini juga sejalan dengan komitmen pemerintah, termasuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yang terus memperkuat implementasi pemilahan sampah dari sumber sebagai langkah mendasar dalam sistem pengelolaan sampah berkelanjutan.

Kepala Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Bakrie, Aqil Azizi, menyatakan bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.

Adsense

“Melalui kampanye Waste Wise Campus: Dari Kampus untuk Bumi, kami ingin membangun budaya peduli lingkungan yang dimulai dari kampus dan dijalankan bersama para pelaku industri serta komunitas sebagai bagian dari gerakan kolektif menuju masa depan yang lebih berkelanjutan,” katanya.

Baca juga : Seruan Menteri Jumhur Dilakukan Taubat Ekologis Jadi Momen Perbaikan Lingkungan

Sebagai program kolaboratif, Waste Wise Campus tidak berhenti pada ruang diskusi. Kampanye ini juga menghadirkan berbagai aktivitas kreatif dan partisipatif untuk mendorong keterlibatan mahasiswa secara langsung.

Program tersebut meliputi:

- Dropbox Sampah Kemasan (DSK), fasilitas yang memudahkan mahasiswa memilah sampah kemasan dari sumber untuk kemudian disalurkan ke proses daur ulang.

- Waste Wise Podcast: Suara Generasi Muda untuk Lingkungan, kolaborasi mahasiswa Ilmu Komunikasi dan Teknik Lingkungan Universitas Bakrie dalam format podcast dan mini dokumenter yang mengangkat isu lingkungan dari perspektif generasi muda.

- Waste Wise Insta Challenge, kompetisi pembuatan konten kreatif mengenai pemilahan sampah dan edukasi pengelolaan sampah kemasan.

- Waste Wise Treasure Hunt, permainan edukatif berbasis barcode yang dikembangkan Green Movement Indonesia untuk memperkenalkan pentingnya pemilahan dan pengelolaan sampah secara interaktif.

Founder Green Movement Indonesia, Tasya Kamila, menegaskan bahwa Waste Wise Campus merupakan gerakan kolaboratif yang mendorong generasi muda mengambil peran aktif dalam menciptakan perubahan lingkungan yang berkelanjutan.

Baca juga : Kampus Berebut Mahasiswa Baru Komisi X Bentuk Panja SPMB

“Memilah sampah mungkin terlihat sebagai tindakan sederhana, tetapi dari kebiasaan sederhana itulah perubahan besar dimulai. Mahasiswa memiliki kekuatan untuk menjadi penggerak perubahan, tidak hanya di kampus, tetapi juga di keluarga dan masyarakat,” ujar Tasya.

Menurutnya, ketika generasi muda, kampus, industri, dan komunitas bergerak bersama, yang terbangun bukan hanya kesadaran lingkungan, melainkan juga budaya peduli lingkungan yang mampu bertahan dalam jangka panjang.

Kampanye Waste Wise Campus: Dari Kampus untuk Bumi diharapkan menjadi sarana edukasi sekaligus aksi nyata yang mendorong mahasiswa terlibat langsung dalam upaya pengurangan sampah dan penerapan ekonomi sirkular.

Andrew mengingatkan, sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam mendukung pengelolaan sampah kemasan yang lebih berkelanjutan, dibutuhkan edukasi, partisipasi, dan kolaborasi dari berbagai pihak.

"Kami berharap program ini dapat menjadi langkah nyata dalam membangun budaya pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab sekaligus melahirkan generasi penggerak perubahan bagi masa depan yang lebih berkelanjutan,” tutup Andrew.

Dari kampus, langkah kecil itu dimulai. Untuk iklim, untuk masa depan, dan untuk bumi yang lebih baik.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense