Dark/Light Mode

Komunitas Anyer Menteng Jakpus Ajak Masyarakat Jaga Aksi Tetap Damai

Rabu, 13 Mei 2026 11:58 WIB
Konferensi pers Komunitas Anyer Menteng, Jakarta Pusat. Foto: Komunitas Anyer
Konferensi pers Komunitas Anyer Menteng, Jakarta Pusat. Foto: Komunitas Anyer

RM.id  Rakyat Merdeka - Perwakilan Komunitas Anyer Menteng, Jakarta Pusat, Samsuri als Bohar dan Suprihatin mengajak masyarakat, khususnya para pemuda dan mahasiswa, untuk menjaga aksi unjuk rasa tetap damai, tertib, dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin menciptakan kerusuhan.

Menurut Samsuri, aksi anarkis dalam demonstrasi hanya akan merugikan masyarakat luas dan menciptakan citra negatif terhadap gerakan penyampaian aspirasi.

“Anarkis itu tidak bagus, perbuatan negatif dan merugikan orang banyak. Fasilitas umum jadi rusak, pengendara di jalan terganggu, akhirnya yang terlihat hanya kerusuhan dan kehancuran,” ujarnya dalam keterangan persnya, Rabu (13/5/2026).

Baca juga : Mendikdasmen Ajak Masyarakat Benahi Pendidikan

Ia menilai, demonstrasi sejatinya merupakan hak demokrasi masyarakat, namun harus dilakukan secara dewasa dan penuh tanggung jawab. Karena itu, para peserta aksi diminta tetap menjaga barisan dan tidak mudah dipengaruhi provokator yang sengaja menyusup ke tengah massa.

“Kita harus benar-benar menjaga diri dalam aksi. Jangan sampai ada penyusup atau provokator yang masuk lalu memancing emosi massa. Pokoknya jangan sampai terprovokasi,” tegasnya.

Suprihatin juga menekankan pentingnya komunikasi antar peserta aksi agar situasi tetap kondusif di tengah maraknya unjuk rasa di berbagai daerah.

Baca juga : Sentra Bawang Merah Jawa Timur Panen, Pasokan Nasional Terkendali

“Yang penting kita bersatu dan tetap damai. Jangan sampai ada kerusuhan dalam aksi unjuk rasa. Kalau ada orang tidak dikenal datang menghasut, itu harus diwaspadai,” katanya.

Senada dengan itu, tokoh masyarakat komunitas lainnya, Samsuri menyoroti besarnya pengaruh media sosial terhadap munculnya tindakan anarkis dalam aksi demonstrasi.

Menurutnya, penyebaran hoaks dan informasi provokatif di media sosial sering kali memancing emosi masyarakat. “Pengaruh hoaks dari media sosial besar sekali. Banyak berita yang belum tentu benar akhirnya memancing emosi dan membuat masyarakat mudah terpancing,” ujar Samsuri.

Baca juga : Wali Kota Tangerang Dorong Penguatan Mitigasi Bencana

Ia mengingatkan masyarakat agar lebih bijak menyaring informasi dan tidak langsung mempercayai isu-isu yang belum jelas kebenarannya, terutama yang berkaitan dengan aksi massa dan situasi politik nasional.

Komunitas Anyer Menteng juga mengimbau kepada pemuda, mahasiswa, dan pelajar agar tetap menjunjung tinggi nilai demokrasi dengan menyampaikan aspirasi secara santun, damai, dan konstitusional.

“Aksi damai menunjukkan kedewasaan demokrasi. Pesan yang disampaikan juga akan lebih efektif dan mendapat simpati masyarakat dibanding aksi yang berujung kerusuhan,” pungkas Suprihatin.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.