BREAKING NEWS
 

Varian Omicron Baru Ditemukan Di Bali

Sandi Waswas, Sektor Pariwisata Jatuh Lagi

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : FAZRY
Selasa, 14 Juni 2022 06:30 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno. (Foto : Dok. kemenparekraf).

 Sebelumnya 
“Kekhawatiran itu selalu ada. Tapi saya optimistis jika kita disiplin mengikuti arahan Pemerintah, kita bisa melewati varian baru ini seperti kita melewati kondisi sebelumnya,” ujar Sandiaga.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan per Januari-April 2022, jumlah kunjungan wisatawan man­canegara melalui pintu masuk Ban­dara IGusti Ngurah Rai sebanyak 74.225 kunjungan.

Baca juga : Touring Otomotif Mampu Gerakkan Ekonomi Daerah dan Promosikan Pariwisata

Angka tersebut sudah jauh berbeda dari tahun sebelumnya, yang hanya terdapat 26 kunjungan pada periode yang sama.

Wakil Ketua Umum Associa­tion of the Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Budi­janto Ardiansyah mengaku, kehadiran sub varian Omicron tersebut menimbulkan keresahan.

Baca juga : Kapolres Malang Sam Ferli Dinobatkan Sebagai Warga Kehormatan Aremania

“Tapi kami lihat perkemban­gannya seperti apa. Mudah-mudahan sub varian Omicron ini tidak mengganggu,” harapnya.

Budijanto juga berharap, tidak ada lagi pengetatan mobilitas. Karena, jika kenaikan kasus Covid terjadi lagi dan penerapan pembatasan kembali berlaku, maka sektor pariwisata akan kembali terpuruk.

Baca juga : BKS: Titik Balik Kebangkitan Sektor Transportasi

Apalagi, saat ini penjualan tiket perjalanan dari para ang­gota Asita sudah naik 50 persen setelah sempat hibernasi. [KPJ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense