BREAKING NEWS
 

Pupuk AJIFOL Dukung Pertanian dan Jaga Lingkungan Indonesia

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Senin, 11 Juli 2022 13:17 WIB
Stand Pupuk AJIFOL dalam pameran yang diadakan KLHK, di Manggala Wanabakti, 15-17 Juni 2022. (Foto: Ajinomoto)

RM.id  Rakyat Merdeka - Demi menjaga lingkungan hidup yang lebih lestari, berbagai pihak, mulai dari perorangan, pelaku industri, organisasi, hingga pemerintah bahu-membahu melakukan berbagai upaya yang mengusung konsep ramah lingkungan. Praktik ekonomi sirkular ini juga menjadi perhatian Pemerintah.

Hal ini tertuang pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah serta Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2012 yang mengamanatkan perubahan paradigma mendasar pengelolaan sampah. Sampah sebagai sumber daya yang mempunyai nilai ekonomi dan dapat dimanfaatkan melalui metode Circular Economy.

Isu lingkungan masuk dalam prioritas utama PT Ajinomoto Indonesia (Ajinomoto). Ajinomoto yang melakukan praktik ekonomi sirkular untuk menciptakan proses produksi ramah lingkungan dalam kegiatan produksinya.

Perhatian Pemerintah akan metode Circular Economy ini sejalan dengan usaha Ajinomoto dalam menjaga bumi Indonesia tetap hijau. Praktik sirkular ekonomi untuk ciptakan proses produksi ramah lingkungan telah dilakukan Ajinomoto. Pabrik Ajinomoto di Mojokerto telah melakukan berbagai upaya untuk mencapai zero waste yang merupakan upaya meminimalkan dan mengurangi pencemaran lingkungan hingga ke titik nol.

Baca juga : Bamsoet Ajak Pengusaha Muda Majukan Olahraga Otomotif Indonesia

Dalam memproduksi Monosodium Glutamat (MSG), Ajinomoto melakukan proses bio cycle. Bahan baku utama produksi MSG menggunakan tetes tebu yang melalui proses fermentasi. Dari proses produksi tersebut dihasilkan produk samping pupuk AJIFOL (Ajinomoto Foliar Fertilizer).

AJIFOL memiliki kandungan unsur hara makro dan mikro yang lengkap untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman, mulai dari awal tanam hingga panen,. Dengan kandungan asam amino berkualitas tinggi di dalamnya, AJIFOL juga mampu meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan penyakit, sehingga dapat mengurangi pemakaian pestisida dan lebih ramah terhadap lingkungan.

Adsense

Direktur PT Ajinomoto Indonesia Yudho Koesbandryo menjelaskan, sejalan dengan Ajinomoto Share Value (ASV) perusahaan, pihaknya mulai melakukan pengolahan produk samping (by product) yang dalam prosesnya mengacu pada eco activity dan bio cycle, yang dapat diolah menjadi produk dengan nilai jual (co product). “Salah satunya pupuk AJIFOL yang telah dilengkapi dengan izin edar dari Kementerian Pertanian,” ujarnya, seperti keterangan yang diterima redaksi, Senin (11/7).

Ajinomoto giat menginformasikan manfaat AJIFOL sebagai wujud praktik ekonomi sirkular ini kepada masyarakat. Selain melalui penyuluhan kepada para petani, Ajinomoto mempromosikan AJIFOL pada pameran yang diadakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang diselenggarakan, di Manggala Wanabakti 15-17 Juni 2022.

Baca juga : Bamsoet Dorong Pemain Dunia Investasi Nikel Di Indonesia

Kesempatan ini digunakan juga Ajinomoto untuk menginformasikan mengenai inisiatif lingkungan yang selama ini telah dilakukan oleh Ajinomoto. Yudho menyatakan, banyak pengunjung pameran yang tertarik akan AJIFOL ini dan berkunjung ke stand Ajinomoto.

“Kami bangga, usaha Ajinomoto dalam menjaga lingkungan melalui pengadaan produk samping AJIFOL ini didukung Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui pameran ini. Kami berharap ini dapat menginspirasi banyak pihak untuk bergerak bersama guna menjaga lingkungan sekitar tetap asri,” ujar Public Relations Department Head PT Ajinomoto Indonesia Grant Senjaya.

Saat ini, AJIFOL memiliki dua varian, yaitu AJIFOL D untuk pertumbuhan vegetatif tanaman (akar, batang, daun) dan AJIFOL B untuk pertumbuhan generatif tanaman (bunga dan buah). Penggunaannya cukup mudah, dengan menambahkan air terlebih dahulu sesuai takaran, AJIFOL bisa langsung disemprotkan ke bagian tanaman.

Tidak hanya memiliki kandungan yang berkualitas, harga pupuk cair AJIFOL juga diklaim sangat terjangkau. Untuk AJIFOL D sekitar Rp 70.000-Rp 75.000 per liter. Sedangkan untuk AJIFOL B sekitar Rp 80.000-Rp 85.000 per liter. 

Baca juga : MU Tolak Pinangan Chelsea

Melalui Departemen Agri Dev, lanjut Senjaya, PT Ajinomoto Indonesia terus berkomitmen melakukan aktivitas pengolahan produk samping dari hasil produksi MSG dan makanan serta sampah domestik lainnya menjadi produk yang memiliki nilai jual. Hal ini menjadi bentuk salah satu komitmen perusahaan dalam menjaga keragaman hayati, kualitas sumber daya air dan tanah, meningkatkan produktivitas tanaman maupun kesejahteraan para petani.■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense