Sebelumnya
Kegiatan penting lainnya dalam gelaran AOE 2022, lanjut Sarman, adalah Business Matching yang merupakan kolaborasi Apkasi-LTKL. Konsep kegiatan ini mempertemukan langsung para calon buyers dan investor dengan pemerintah kabupaten. Dalam kegiatan ini, kedua belah pihak bisa saling intens berinteraksi, berjejaring dan menjajaki kerjasama bisnis.
Kegiatan lainnya juga diadakan Talkshow Peningkatan Pemberdayaan UKM yang merupakan sinergi Apkasi dengan Uprintis Indonesia, sebuah Komunitas UMKM Perempuan dengan mengangkat tema “Peran Perempuan Dalam Peningkatan Potensi Ekonomi Daerah” yang menghadirkan narasumber Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga dan dihadiri tak kurang dari 200 para Ketua Dekranasda kabupaten di seluruh Indonesia ini.
Baca juga : BKI Dukung Sebaran Bahan Bakar Nol Emisi Di Pelayaran Internasional
Workshop Indeks Daya Saing Daerah Berkelanjutan (IDSDB) juga hadir sebagai side event unggulan, di mana kegiatan ini merupakan kolaborasi multipihak, yakni Apkasi dengan Konsorsium Daya Saing Daerah Berkelanjutan yang di dalamnya ada Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), Terra Komunika dan Kinara Indonesia.
Workshop ini dimaksudkan untuk mendorong segenap anggota Apkasi untuk memiliki daya saing yang kuat, sehingga mampu memenangkan persaingan dan merebut pasar global. Dari kegiatan ini, diharapkan dapat memperluas sosialisasi IDSDB sebagai acuan bagi Pemda dan calon pemberi insentif publik dan nonpublik untuk mendukung daerah dalam melaksanakan pola pembangunan berkelanjutan.
Baca juga : Dipakai Atlet NBA Amerika, Batik Mawar Putih Sukses Pasarkan Produk Ke Luar Negeri
Hal menarik lainnya adalah pertunjukan hiburan yang menampilkan 18 kabupaten yang saling berunjuk kemampuan di bidang seni dan budaya. Sarman melanjutkan, untuk pertama kalinya di ajang AOE 2022 juga digelar Fashion Show Wastra Nusantara.
“Ke depan, diharapkan kegiatan ini bisa menjadi ikon baru pengganti Pemilihan Putri Otonomi yang sekarang telah terpisah pelaksanaannya dari Apkasi Otonomi Expo. Fashion Show Wastra Nusantara ini bertujuan menampilkan dan mempromosikan berbagai desain-desain pakaian tradisional yang berasal dari kain yang dimiliki oleh berbagai daerah di tanah air yang merupakan warisan seni batik maupun tenun daerah tersebut,” kata Sarman.
Baca juga : Alsintan Bantu Petani Karangasem Tingkatkan Produktivitas Pertanian
Tak lupa Sarman juga melaporkan kegiatan Anugerah Jurnalistik Apkasi (AJA) yang ini merupakan tahun kedua Apkasi memberikan apresiasi kepada para jurnalis baik cetak maupun online yang ikut aktif mempromosikan berbagai informasi seputar pembangunan di pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia.
“Keberhasilan pembangunan di daerah, dapat diketahui oleh khalayak masyarakat luas berkat dukungan dan kerja rekan-rekan media massa. Oleh karena itu, AJA hadir sebagai bentuk apresiasi kepada segenap jurnalis yang memiliki kepedulian dengan menyebarkan informasi seputar pembangunan di berbagai daerah melalui karya-karya yang edukatif dan mendorong timbulnya solusi konstruktif untuk kemajuan pembangunan di daerah. Selamat bagi rekan-rekan yang telah keluar sebagai pemenang dan kami tunggu karya jurnalistik terbaik di event serupa tahun depan,” ujar Sarman lagi.■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.