RM.id Rakyat Merdeka - Bentuk komitmen kolaborasi sektor swasta global untuk mendukung percepatan pencapaian target green energy dan pencapaian net zero emission pada tahun 2060. Dua perusahaan swasta Indonesia, PT Agra Surya Investindo dan PT Awina Sinergi International menandatangani kerja sama Business to Business (B to B) dengan dua perusahaan Jepang yaitu Hokuriku Electrical Construction Co., Ltd. bersama AAI Co., Ltd.
Kolaborasi swasta global dalam pemulihan ekonomi dan transisi hijau ini untuk investasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di Indonesia.
Kesepatakan ini dilakukan pada 13 November 2022 di Forum Tri Hita Karana, yang mengambil tema Future Knowledge and Blended Finance for Better Business and Better World, sebagai bagian rangkaian Konferensi G20 di Nusa Dua Convention Center, Bali.
Baca juga : Pasca G20, Indonesia Diharapkan Perkuat Kerja Sama Antar Negara
Selain itu kolaborasi swasta Indonesia-Jepang ini juga melakukan kerjasama riset dengan pihak Universitas Udayana. Kerjasama riset untuk penelitian pengembangan PLTS Atap sebagai penyediaan energi hijau untuk charging station motor listrik dengan sistem battery swap.
“Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk mengimplementasikan pemanfaatan teknologi melalui kerjasama riset dalam mendukung pencapaian target energi hijau dan pengembangan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia,” demikian keterangan pihak Agra Surya Investindo dan Awina Sinergi International, Selasa (15/11).
“Penandatanganan kerja sama riset pihak swasta Jepang, Indonesia dan universitas dilakukan pada 14 November 2022 dalam Forum Tri Hita Karana, untuk kolaborasi pendanaan global,” lanjutnya.
Baca juga : KTT G20, RI Dan Turki Perkuat Kerja Sama Lingkungan dan Kehutanan
Tri Hita Karana adalah inisiatif percepatan kolaborasi investasi global untuk pendanaan di bidang Sustainable Development Goals (SDGs) yang terdiri dari berbagai pihak. Yakni, Pemerintah, sektor swasta, institusi multilateral, institusi akademik maupun filantropi untuk melakukan perpaduan yang lebih baik.
Universitas Udayana merupakan salah satu universitas negeri di Bali yang memiliki peran penting untuk mendukung transisi energi hijau di Bali dan percepatan konversi kendaraan listrik yang akan menjadi percontohan nasional.
Hokuriku Electrical Construction Co., Ltd. adalah perusahaan asal Jepang yang menyediakan tenaga listrik energi terbarukan dan jasa konstruksi listrik di wilayah Prefektur Toyama, Ishikawa, Fukui, dan Gifu, untuk pertama kalinya berkomitmen untuk berinvestasi dalam bidang PLTS di luar negara Jepang.
Baca juga : Hyundai Motor Dan Adaro Minerals Indonesia Teken MoU Jaminan Pasokan Aluminium
Sedangkan AAI Co., Ltd. adalah perusahaan Jepang yang fokus dalam pengembangan bisnis di bidang pembangunan berkelanjutan di Asia yaitu Indonesia, Bangladesh serta di Afrika.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.