BREAKING NEWS
 

Perkuat Ekosistem Ekspor, LPEI Fasilitasi Desa Devisa Klaster Udang Situbondo

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Rabu, 7 Desember 2022 11:14 WIB

 Sebelumnya 
Gerald menjelaskan, dengan pemberian kincir air, Survival Rate (SR) udang dapat meningkat menjadi 80-90 persen dari sebelumnya di kisaran 70-80 persen.

Harapannya, kapasitas produksi udang dapat meningkat sebesar ± 30 persen menjadi 40-60 ton dalam setiap siklus produksi. Ke depannya, LPEI akan terus melakukan monitoring bersama PT Panca Mitra Multi Perdana sebagai mitra bisnis para petambak udang atas pendampingan Desa Devisa Klaster Udang yang telah dilakukan.

Baca juga : Perkuat Akuntabilitas BUMDesMa LKD, Gus Halim Akan Terbitkan Payung Hukum

“Sebagai wujud dukungan untuk mengukuhkan ekspor nasional, LPEI akan giat memberikan pendampingan secara berkesinambungan melalui program Desa Devisa pada daerah dengan komoditas potensi ekspor. Hal ini kami lakukan untuk menciptakan kepastian hasil panen petambak serta mengembangkan kapasitas dan daya saing produk,” kata Gerald.

Program Desa Devisa merupakan salah satu program pelatihan LPEI yang diberikan kepada klaster penghasil komoditas unggulan yang memiliki potensi ekspor.

Baca juga : Kinerja Ekonomi Moncer Kerek Elektabilitas Airlangga Di Kalangan Pemilih Perempuan

Tujuan Desa Devisa adalah untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas serta daya saing komoditas yang sesuai dengan standar ekspor dan dapat memberikan dampak bagi kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense