BREAKING NEWS
 

Peneliti: Sambut Bonus Demografi, Generasi Muda Kudu Melek Teknologi

Reporter & Editor :
FAZRY
Kamis, 9 Februari 2023 22:08 WIB
Ilustrasi

RM.id  Rakyat Merdeka - Penguasaan kompetensi digital merupakan salah satu faktor yang membantu Indonesia mencapai manfaat bonus demografi.

“Transformasi digital yang diakselerasi oleh pandemi Covid-19 kini sudah terjadi hampir di semua bidang, termasuk pendidikan. Kompetensi digital menjadi sesuatu yang dibutuhkan di hampir semua sektor dan hal ini perlu jadi prioritas pemerintah,” terang Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Nadia Fairuza.

Nadia menambahkan, dengan banyaknya aspek kehidupan yang terhubung secara digital, penguasaan kompetensi digital merupakan life skills yang menunjang aktivitas sehari-hari. Dan menjadi sebuah keharusan bagi pekerja untuk meningkatkan daya saing di era perekonomian digital.

Pekerja Indonesia diharapkan bisa bersaing dalam sektor ini dengan pekerja asing sehingga tidak ada kesenjangan kualitas diantara keduanya.

Baca juga : Beri Sambutan Di HUT Gerindra, Jokowi Puji Prabowo

Penguasaan kompetensi digital, yang dapat diartikan sebagai kombinasi dari sikap, pengetahuan, keterampilan, kesadaran dan nilai-nilai ketika memanfaatkan teknologi dan alat digital, menjadi semakin mendesak.

Dia melihat, Indonesia sendiri masih kekurangan pekerja dengan penguasaan kompetensi digital yang memadai. Kedinamisan ekonomi digital secara perlahan memunculkan pekerjaan baru sekaligus menghilangkan pekerjaan yang sudah ada, terkait dengan relevansinya terhadap ekonomi digital.

Diharapkan, kurikulum dapat fokus untuk untuk mengembangkan kemampuan dasar ini untuk mempermudah siswa Indonesia menguasai berbagai keterampilan digital yang dapat menunjang karir mereka ke depannya.

Adsense

Selain itu kata Nadia, perkembangan ekonomi digital memunculkan banyak peluang ekonomi bagi masyarakat. Misalnya saja kini sudah banyak orang yang memanfaatkan platform sosial media untuk berjualan atau menawarkan jasa.

Baca juga : SIM Keliling Kabupaten Bogor 31 Januari, Hadir Di Mall Cileungsi

"Ke depannya hal ini akan semakin berkembang dan menampilkan banyak peluang," katanya.

Nadia mengatakan, Indonesia akan segera menyongsong bonus demografi pada 2030. Melimpahnya jumlah penduduk usia produktif harus dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian-capaian positif di berbagai bidang.

Namun jumlah penduduk usia produktif yang melimpah saja tidak cukup untuk memaksimalkan bonus demografi.

Penguasaan teknologi juga harus ditingkatkan untuk mendukung upaya tersebut.

Baca juga : SIM Keliling Kabupaten Bogor 27 Januari, Hadir Di Polsek Caringin

“Digital economy memang jadi cenderung mendorong orang menjadi produktif dengan memanfaatkan digitalisasi. Dengan bonus demografi nanti diharapkan, dengan semakin canggihnya teknologi, generasi muda yang nanti ada harus lebih menguasai perkembangan teknologi digital,” terang Nadia.

Bonus demografi adalah keadaan di mana populasi usia produktif lebih banyak dari usia nonproduktif. Indonesia sendiri diprediksi akan mengalami puncak bonus demografi pada 2030.

Melimpahnya jumlah tenaga kerja usia produktif diharapkan bisa menggerakkan roda perekonomian dan membawa Indonesia menjadi maju.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense