BREAKING NEWS
 

Kunjungi Perkebunan Tebu PTPN II

Abdul Ghani: Kejar Target 40 Ribu Ton Gula

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Jumat, 10 Februari 2023 20:39 WIB
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Utama Holding PTPN III (Persero) atau PTPN Group Mohammad Abdul Ghani meninjau areal perkebunan tebu PTPN II, kebun Bulu China dan kebun Helvetia. Kegiatan itu dilakukan agar target 40 ribu ton gula terealisasi.

Peninjauan dilakukan Kamis (9/2), didampingi Direktur PTPN II Irwan Perangin-angin, GM Tanaman Semusim Sahat Situmorang, serta sejumlah manajer dan asisten di lingkungan tanaman semusim.

Dalam kegiatan tersebut, Abdul Ghani melihat dari dekat proses panen tebu yang sedang berlangsung saat ini. Ia optimis, PTPN II mampu meningkatkan produksi gula yang akan menjadi bagian dari upaya menuju swasembada gula nasional seperti yang telah dicanangkan.

Saat ini, dari hasil uji lapangan, PTPN II mampu menghasilkan 90 ton tebu per hektare dengan rendemen yang cukup bagus, yakni di angka 7.

Baca juga : Ganjar Targetkan 15 Ribu RTLH Di Tahun 2023

"Dengan kondisi cuaca yang cukup baik, saat ini saya yakin dan kita semua optimis PTPN II akan mampu meningkatkan produksi gula mencapai angka 40 ribu ton tahun ini," cetus Abdul Ghani di Tanjung Morawa, Jumat (10/2).

Tahun 2022, Helvetia menjadi kebun terbaik dengan hasil panen tebu mencapai 77,16 ton per hektare. Jika cuaca mendukung seperti saat ini, ditargetkan tahun ini capaian panen bisa meningkat ke angka 90 ton per hektare dengan rendemen 7.

Sebagai perusahaan perkebunan negara yang memiliki dua pabrik gula, di Sei Semayang dan Kwala Madu, PTPN II terus berpacu untuk bisa meningkatkan produksi.

Adsense

Karena itu, dalam berbagai kesempatan, Irwan terus memotivasi jajarannya untuk bekerja secara maksimal. Di sisi lain, Irwan berusaha memenuhi kebutuhan yang diperlukan untuk bisa mencapai target yang diharapkan secara maksimal.

Baca juga : Ganjar Targetkan 100 Persen MPP Di Jateng

Termasuk, memadukan tenaga tebang manual (pekerja) yang didatangkan dari pulau Jawa dan Lampung, dengan alat mekanis CH (Chain Harvester).

"Dengan beroperasinya 4 unit CH yang dimiliki PTPN II tidak saja pemanenan bisa lebih cepat, tetapi juga mampu menjaga kesegaran tebu sampai di pabrik. Sehingga bisa menghasilkan rendemen yang lebih tinggi," bebernya. 

Terjadi peningkatan produksi tebu secara nasional. Dari 170.190 hektare lahan, PTPN Group mampu meningkatkan produksi tebu giling sebesar 12,76 juta ton, meningkat 18,81 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2021.

Sementara itu, produksi gula mencapai 829 ribu ton, atau 10,69 persen lebih tinggi dari tahun 2021. Untuk produksi gula milik PTPN, capaian produksi sebesar 680 ribu ton atau meningkat 20,29 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca juga : Bamsoet Optimis Ekonomi Batam Terus Membaik

Kinerja operasional, khususnya komoditi tebu lambat laun mulai menunjukkan upaya perusahaan yang berkomitmen mendukung swasembada gula nasional melalui perbaikan tata kelola budidaya, yang tercermin dari peningkatan produksi dan produktivitas tebu.

Percepatan swasembada gula nasional dilakukan untuk sejumlah tujuan. Yakni menjamin ketahanan pangan nasional, menjamin ketersediaan bahan baku dan bahan penolong industri, serta mendorong perbaikan kesejahteraan petani tebu.

Selain itu, peningkatan produksi tebu nasional, juga diharapkan akan beriringan dengan peningkatan produksi bioethanol berbasis tebu dalam rangka ketahanan energi, dan pelaksanaan energi bersih melalui penggunaan bahan bakar nabati (biofuel). ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense