BREAKING NEWS
 

Genjot Perbaikan Kinerja

PP Dan Adhi Karya Garap Jembatan KA Di Filipina

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Selasa, 18 Juli 2023 07:30 WIB
Direktur Utama PT PP Novel Arsyad. (Foto: Antara)

 Sebelumnya 
North-South Commuter Rail­way adalah megaproyek trans­portasi yang mulai digarap Filipina mulai Desember 2018. Proyek ini memiliki panjang 147 kilometer dan menghubungkan Kota Clark dengan Calamba.

Sementara Adhi Karya men­catat perolehan kontrak proyek baru sebesar Rp 14 triliun hingga Juni 2023. Angka itu tumbuh sebesar 20 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya (year on year/yoy) sebesar Rp 11,7 triliun hingga Juni 2023.

Baca juga : Srikandi Ganjar Gelar Pelatihan Pembuatan Kue Bagea Di Donggala

Di antara kontrak proyek baru yang sedang digarap ADHI terse­but, di antaranya jalur kereta api North-South Commuter Railway CP S-01 di Filipina, Bendungan Cibeet di Jawa Barat dan jalan tol akses pelabuhan Patimban.

Manajemen menyatakan, raihan kontrak baru tersebut masih sesuai rencana perseroan terhadap target 2023 sebesar Rp 27 triliun.

Baca juga : Kebakaran K-Link Tower: 2 Korban Dirawat Di RS, 1 Pulang

“Target tersebut tumbuh kurang lebih 10 persen sampai 15 persen dibanding capaian tahun 2022,” jelas Manajemen Adhi Karya dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (17/7).

Kontribusi per lini bisnis perolehan kontrak baru Adhi Karya hingga Juni 2023 di­dominasi oleh lini engineer­ing and construction sebesar 92 persen, properti sebesar 3 persen, dan sisanya merupakan lini bisnis lainnya.

Baca juga : Genjot Pengembangan Bisnis, Garudafood Gelar Program Kampung Wirausaha

Sedangkan berdasarkan tipe pekerjaan, perolehan kontrak baru terdiri dari proyek jalan dan jembatan sebesar 58 persen sumber daya air 12 persen, gedung 11 persen, perkeretaapian 11 persen, precast 3 persen, properti 3 persen, serta proyek infrastruktur lainnya.

Berdasarkan sumber pen­danaan, realisasi kontrak baru yang diraih Adhi Karya, dari Pemerintah sebesar 28 persen, BUMN dan BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) sebesar 15 persen, swasta dan lainnya sebesar 57 persen.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense