RM.id Rakyat Merdeka - Mayoritas operator telekomunikasi di Indonesia sudah mempunyai Embedded Subscriber Identity Module alias eSIM. Hanya Telkomsel yang masih belum punya.
Meski begitu, Telkomsel ngaku siap bikin eSIM. "Siap tahun ini," kata Vice President Corporate Communications Telkomsel, Saki Hamsat Bramono saat media update di Denpasar, Bali, seperti ditulis Sabtu (29/7).
Baca juga : Bangun Jaringan 5G, Telkomsel Nggak Mau Asal Pasang
Menurut Saki, saat ini Telkomsel masih menunggu regulasi soal teknologi kartu SIM tersebut dari Kementerian Komunikasi dan Informatika.
"Kami menunggu regulasi dari Kementerian Kominfo," tutup Sakti.
Baca juga : Bunga Zainal, Memuji Habis Sang Suami
eSIM berbeda dengan kartu SIM fisik yang harus dipasang pada sebuah ponsel. eSIM tidak memiliki kartu dalam bentuk fisik, nomor seluler ditanamkan pada perangkat seluler sehingga pengguna tidak perlu lagi memasukkan kartu pada slot kartu SIM.
Pengguna eSIM bisa mengunduh aplikasi operator seluler dan mendaftar secara daring untuk memasangkan nomor seluler ke ponsel. Meskipun bentuknya berbeda, eSIM memiliki fungsi yang sama seperti kartu SIM konvensional.
Baca juga : Gaet Peternak Lokal, Telkomsel Salurkan 720 Hewan Kurban
Operator seluler seperti Smartfren, Indosat Ooredo dan XL Axiata sudah memiliki eSIM. Penggunaan eSIM di Indonesia dipicu oleh sejumlah ponsel premium yang menerapkan teknologi tersebut.
Penggunaan eSIM juga dinilai lebih aman karena nomor seluler tidak bisa dikeluarkan dari ponsel. Ketika gawai hilang, pengguna bisa melacak lokasi ponsel berkat eSIM.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.