BREAKING NEWS
 

Miliki Aset Rp 2.007 Triliun

Mandiri Pecahkan Rekor Baru

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Rabu, 1 November 2023 07:20 WIB
Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi (tengah) didampingi (dari kiri) Direktur Teknologi Informasi Timothy Utama, Direktur Manajemen Risiko Ahmad Siddik Badruddin, Wakil Direktur Utama Alexandra Askandar dan Direktur Keuangan dan Strategi Sigit Prastowo, berfoto bersama usai menyampaikan Paparan Publik Kinerja Bank Mandiri Triwulan III-2023 di Jakarta, Senin (30/10). Hingga September 2023, Bank Mandiri berhasil membukukan pertumbuhan aset 9,11 persen year on year yoy menjadiRp 2.007 triliun berkat kenaikan kredit secara konsolidasi 12,71 persen (yoy) menjadi Rp 1.315,9 triliun. (Foto: Ama/Rakyat Merdeka/RM.id)

 Sebelumnya 
Terkait hal ini, Direktur Segara Research Institute Piter Abdullah melihat, apa yang dicapai oleh Bank Mandiri menjadi bank pertama beraset di atas Rp 2 ribu triliun perlu diapresiasi dan menjadi contoh baik bagi BUMN lainnya.

Menurut Piter, kemampuan Bank Mandiri dalam menge­lola dan menyalurkan pinjama, terutama di sektor korporasi, memang sudah tak diragukan lagi.

Baca juga : Moeldoko Tegaskan Konsisten Dorong Pelaksanaan Reforma Agraria

“Untuk itu, ke depan diharap­kan Bank Mandiri juga terus memperluas segmen berpotensi lainnya di era mendatang,” katanya kepada Rakyat Merdeka.

Ia melihat, dengan daya tahan bank-bank BUMN lainnya yang diharapkan mengekor Bank Mandiri, akan membuat sektor keuangan tetap terjaga. Terutama di tengah ketidakpastian eko­nomi global dan geopolitik.

Baca juga : Cetak Rekor, Aset Bank Mandiri Tembus Rp 2.007 Triliun Di Kuartal III-2023

“Sehingga mampu meno­pang ekonomi nasional terha­dap tantangan global tersebut,” ucapnya.

Piter menekankan, tren suku bunga tinggi juga diperkirakan akan lebih cepat mendorong ke­naikan suku bunga deposito, se­hingga memaksa bank menekan margin bunga bersih (Net Interest Margin/NIM).

Baca juga : SIM Keliling Bekasi Kamis 26 Oktober Hadir Di Bekasi Cyber Park

“Kenaikan suku bunga acuan juga berpotensi menaikkan suku bunga kredit untuk kredit baru. Dampaknya penyaluran kredit akan terhambat,” tuturnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense