Sebelumnya
Target Kredit
Direktur Keuangan Bank Mandiri Sigit Prastowo dalam paparan kinerja kuartal III-2023 menambahkan, hingga akhir 2023, kredit diproyeksi masih tetap tumbuh di kisaran 10 persen-12 persen secara tahunan. Bank Mandiri pun berusaha menyalurkan dana dengan menjaga kualitas aset.
Untuk itu, pihaknya terus melakukan prudential banking dengan mengarahkan penyaluran kredit ke sektor-sektor prospektif. Seperti Pemerintahan, industri makanan minuman, telekomunikasi, energi dan air, kesehatan, mineral serta batu bara.
Baca juga : Moeldoko Tegaskan Konsisten Dorong Pelaksanaan Reforma Agraria
“Diperkirakan hingga akhir tahun pertumbuhan kredit akan merata, baik di segmen wholesales maupun retail,” ucapnya.
Untuk itu, Bank Mandiri konsisten menjaga kualitas aset. Hal ini tercermin dari posisi Non Performing Loan (NPL) bank only yang melandai ke level 1,36 persen yoy per September 2023.
Posisi tersebut jauh lebih baik jika dibandingkan periode September 2022 di level 2,26 persen atau telah turun sebesar 90 basis poin (bps). Dalam menjaga kualitas aset, Bank Mandiri juga telah membentuk pencadangan yang memadai.
Baca juga : Cetak Rekor, Aset Bank Mandiri Tembus Rp 2.007 Triliun Di Kuartal III-2023
Sampai dengan September 2023 kami telah menyiapkan pencadangan yang cukup, dengan NPL Coverage ratio bank only mencapai 339,34 persen.
“Atau meningkat dari posisi September 2022 yang sebesar 292,28 persen,” tutupnya.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu 1/11/2023 dengan judul Miliki Aset Rp 2.007 Triliun, Mandiri Pecahkan Rekor Baru
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.