Sebelumnya
Ia berharap, ke depan akan lebih banyak lagi operator yang melakukan direct call ke Jakarta, agar lebih banyak lagi konektivitas untuk negara tujuan ekspor.
“Jadi tidak hanya Intra Asia dan Middle East, tapi juga Eropa, Mediterranean dan USA (United States of America),” ucapnya.
Sebagai gambaran, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor 2024 Provinsi Jambi terus mengalami peningkatan setiap bulan, dengan komoditas tertinggi pertambangan.
Baca juga : Duh, 3.351 Mahasiswa Terancam Putus Kuliah
Ia menilai, dari sisi pelabuhan, tujuan dibukanya layanan ini juga untuk menumbuhkan transhipment via Jakarta.
“IPC TPK selaku operator terminal petikemas, berupaya mendukung inisiatif Pemerintah untuk menjadikan Pelabuhan di Indonesia Transhipment Hub ke negara tujuan,” imbuhnya.
Di kesempatan yang sama, Kepala Cabang PT Pulau Laut Line Kristina Rajagukguk bilang, dibukanya New Feeder Service menjadi pencapaian sendiri bagi perusahaan dalam mendorong peningkatan volume barang dari pelaku usaha di Jambi.
Baca juga : Jerman Vs Spanyol, Adu Gengsi Demi Posisi
Ia menyampaikan, apresiasi kepada IPC TPK dalam memberikan pelayanan yang optimal.
“Sehingga pemilik barang memiliki kepastian pengiriman barang dan biaya logistik efisien,” pungkasnya. IMA
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Jumat, 05 Juli 2024 dengan judul "Kini Ada Layanan Kapal Feeder Ke Jakarta, Eksportir Jambi Tidak Lagi Transhipment Di Singapura"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.