Dark/Light Mode

Jerman Vs Spanyol, Adu Gengsi Demi Posisi

Jumat, 5 Juli 2024 06:40 WIB
Selebrasi Pemain Timnas Jerman. (Foto: Reuters)
Selebrasi Pemain Timnas Jerman. (Foto: Reuters)

RM.id  Rakyat Merdeka - Adu gengsi dan strategi akan mewarnai pertarungan antara tuan rumah Jerman melawan Spanyol di babak delapan besar Euro 2024 di Mercedez-Benz Arena, Stuttgart, malam nanti.

Laga antara Die Mannschaft versus La Furia Roja ini diprediksi bakal sengit sepanjang pertandingan. Sebab, keduanya merupakan tim yang paling sempurna secara permainan dari tim-tim favorit lainnya.

Jerman meraih tiga kali kemenangan dan sekali hasil seri dengan mencetak 10 gol dan kebobolan dua gol. Sedangkan Spanyol dengan rekor sempurna pada fase grup sejauh ini selalu menang dengan mencetak sembilan gol dan hanya kebobolan satu gol.

Dari lima pertemuan dari satu dekade terakhir, kedua tim sama-sama saling mengalahkan dengan tiga laga berakhir seri, dengan skor sama 1-1. Spanyol meraih kemenangan pada November 2020 di mana saat itu mereka yang masih dilatih Luis Enrique menggilas Jerman di bawah asuhan Joachim Low dengan enam gol tanpa balas.

Baca juga : Error, Osaka Angkat Koper

Bagi Jerman, kemenangan terakhirnya atas Spanyol terjadi 10 tahun silam setelah mereka menjuarai Piala Dunia 2014 di Brazil, tepatnya November 2014 dengan skor 1-0 melalui gol tunggal Toni Kroos.

Bahkan, kedua kubu sudah sal­ing terlibat psywar. Salah satunya pemain Jerman, Toni Kroos dan pemain Spanyol, Joselu. Kroos dan Joselu adalah rekan satu tim di Real Madrid pada musim lalu. Kini, mereka akan membela negara masing-masing.

“Sangat disayangkan kami ha­rus mengirim Toni Kroos ke masa pensiun dengan tersingkirnya Jerman. Kami yakin akan menang dan ini akan menjadi pertandingan terakhir Toni, demi kebaikan kami sendiri,” kata Joselu.

“Kami harus percaya pada diri sendiri dan tidak mengkhawatir­kan pemain lain. Saya mencintai Toni, kami peduli padanya, tapi menurut saya hari Jumat adalah pertandingan terakhir Toni,” tambah striker 34 tahun itu.

Baca juga : Syifa Hadju, Dijodohkan Dengan Anak Sultan Cikarang

Sementara, Toni Kroos juga akan mati-matian membela Jerman untuk melawan Spanyol. Pemain yang juga sudah berusia 34 tahun itu meyakini bahwa Jerman tidak akan tersingkir di perempat final Euro 2024.

“Saya tidak berharap besok menjadi pertandingan terakhir saya. Jadi saya berasumsi kita akan bertemu lagi,” tegas Kroos.

Fakta, Jerman belum pernah berhasil mengalahkan Spanyol di turnamen apa pun sejak Piala Eropa 1988. Kroos lalu menang­gapi ucapan Joselu.

“Dia (Joselu) mengatakan itu karena dia ingin menang. Saya paham dia ingin Spanyol men­capai semifinal, tapi menurut saya Jerman punya banyak hal untuk mencegah Spanyol lolos,” kata Kroos.

Baca juga : Gibran: Saya Akan Keliling Ke Daerah Lain

Pemain Jerman Joshua Kimmich berharap dia dan rekan-rekannya dapat memanfaatkan status bermain sebagai tuan rumah saat meladeni Spanyol.

“Mudah-mudahan kami dapat memanfaatkan keunggulan kan­dang dengan pendukung kami di tribun. Sebagai sebuah tim, kami dapat merasakan dukungan dari para penggemar saat kami berada di lapangan,” kata Kimmich.

La Furia Roja saat ini merupakan tim yang selalu meraih kemenangan tanpa babak tambahan waktu dari empat laga di Euro dengan total memasukkan sembilan gol dan hanya kebobo­lan satu gol melalui bunuh diri Robin Le Normand.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat, 5 Juli 2024 dengan judul Jerman Vs Spanyol, Adu Gengsi Demi Posisi

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.