RM.id Rakyat Merdeka - Indonesia memiliki potensi sumber daya Energi Baru Terbarukan (EBT) mencapai 3.686 Gigawatt (GW). Karena itu, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengajak investor Amerika Serikat (AS) untuk berinvestasi di sektor energi terbarukan.
Ajakan ini disampaikan Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Kemaritiman, Investasi dan Luar Negeri Kadin Indonesia Shinta Widjaja Kamdani, usai bertemu Asisten Menteri Keuangan AS Alexia Latortue, di Jakarta, Kamis (11/7/2024).
Shinta mengaku, pertemuan tersebut membahas tantangan, peluang dan potensi investasi di sektor energi terbarukan Indonesia.
Baca juga : Cadangan Beras Bulog Bakal Makin Berlimpah
Pasalnya, Indonesia negara yang memiliki Nature Based Solutions (NBS) terbesar kedua di dunia setelah Brazil dengan 1,5 Gt CO2/tahun.
Menurutnya, total potensi sumber daya energi terbarukan Indonesia mencapai 3.686 GW. Terdiri dari tenaga surya sebesar 3.295 GW, tenaga air 95 GW, bioenergi 57 GW, tenaga angin 155 GW, energi panas bumi 24 GW dan energi laut 60 GW. Namun, dari total kapasitas 3.686 GW tersebut, baru 12,54 MW yang dimanfaatkan.
Dengan mengembangkan potensi ini, lanjut Shinta, Indonesia dapat memiliki lebih dari 1,1 terawatt kapasitas energi terbarukan.
Baca juga : Sekolah Swasta Gratis Ditarget Tahun Depan
“Indonesia dapat menjadi pemimpin dalam transisi global menuju energi terbarukan,” kata Shinta, seperti keterangan tertulis, di Jakarta, Jumat, (12/7/2024).
Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Transisi Energi Kadin Indonesia Anthony Utomo mengatakan, kerja sama dan investasi asing, khususnya dengan AS, bakal membuka ruang untuk meningkatkan kapasitas energi terbarukan dan pengembangan teknologi hijau, serta menarik negara lain untuk turut serta berinvestasi di sektor energi baru terbarukan.
Kendati begitu, menurut Anthony, terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi dalam mengimplementasikan hal ini. Seperti infrastruktur yang perlu ditingkatkan, regulasi yang mendukung dan kesiapan sumber daya manusia yang memadai.
Baca juga : Jelang Final Euro 2023, Tim Matador Pincang
“Kadin akan menjembatani dan menyatukan berbagai pemangku kepentingan utama di sektor energi terbarukan untuk bekerja sama mengimplementasikan solusi inovatif dan berkelanjutan,” jelas Anthony.
Dia menjelaskan, Kadin telah menyiapkan tiga key iniatitives guna menyiapkan perusahaan di Indonesia dalam menarik investor lokal maupun global.
Pertama, mendorong Implementasi Green Development Initiative. Ini penting untuk mengembangkan strategi menuju ekosistem industri hijau yang berkelanjutan, dengan penggunaan energi bersih. Baik dari sisi pasokan maupun permintaan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.