Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - PDIP belum berhasil membentuk poros koalisi untuk bertarung di Pilgub Sumatera Utara (Sumut). Banteng merasa seperti semut di Pilgub Sumut karena lawannya adalah Wali Kota Medan Bobby Nasution yang didukung “koalisi gajah”.
PDIP peringkat kedua suara terbanyak kursi DPRD Sumut, di Pileg 2024 lalu. Banteng meraih 21 dari total 100 kursi. Dengan raihan tersebut, sebenarnya PDIP bisa mengusung pasangan Cagub-Cawagub Sumut tanpa perlu berkoalisi.
Sedangkan Bobby Nasution, saat ini sudah diusung koalisi gemuk untuk maju di Pilgub Sumut. Dukungan diberikan oleh Partai Golkar, Gerindra, NasDem, PKB, PAN, Demokrat dan PPP.
Baca juga : Prabowo Disiplin Dan Pruden Kelola Fiskal
Sementara tersisa 3 partai yang belum memutuskan untuk berkoalisi. Mereka adalah PDIP yang meraih 21 kursi, PKS dengan 10 kursi dan Hanura 5 kursi.
Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat mengakui, partainya tengah membangun komunikasi dengan partai lain yang masih jomblo di Sumut. Komunikasi itu sebagai bagian dari upaya PDIP membentuk poros baru di Pilgub Sumut.
“Kita akan bentuk koalisi sendiri, biarkan semut melawan gajah,” kata Djarot, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (11/7/2024).
Baca juga : Divonis 10 Tahun, SYL Menerima, Juga Protes
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini, mengaku tak gentar, koalisi yang akan dibentuknya itu bakal berhadapan dengan koalisi gemuk pendukung Bobby Nasution. Dia lantas menggambarkan Pilgub Sumut dengan suit jari.
“Kalau suit, semut sama gajah itu menang mana? Menang semut kan?” candanya.
Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno menilai, semut vs gajah merupakan tafsiran dari komposisi koalisi di Pilkada Sumut. Gajah disematkan pada Bobby yang diusung koalisi besar. Sedangkan semut, pada koalisi yang akan dibentuk PDIP.
Baca juga : Hery Targetkan BSI Masuk Top 3 Bank Syariah Global
“Kemungkinan PDIP hanya berhasil membentuk koalisi dengan 1 atau 2 partai saja,” ujar Adi saat dihubungi semalam.
Meski begitu, Adi mengingatkan banyaknya dukungan parpol tak menjamin kemenangan. Apalagi di Pilkada, faktor dominan adalah figur yang diusung.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya