BREAKING NEWS
 

Realisasi KUR Bank Mandiri Tembus Rp 19,33 Triliun Per Juni 2024

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Senin, 22 Juli 2024 17:16 WIB
Realisasi penyaluran KUR Bank Mandiri sampai Juni 2024 mencapai Rp 19,33 triliun kepada lebih dari 122 ribu debitur di seluruh Indonesia. (Foto: Dok. Bank Mandiri)

RM.id  Rakyat Merdeka - Realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sampai Juni 2024 mencapai Rp 19,33 triliun kepada lebih dari 122 ribu debitur di seluruh Indonesia.

Pencapaian tersebut sebesar 51,6 persen dari target KUR Bank Mandiri di tahun 2024.

Senior Executive Vice President (SEVP) Micro & Consumer Finance Bank Mandiri Saptari mengaku, terus aktif mendukung program pemerintah dalam mengembangkan sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui penyaluran KUR.

“Hal ini juga menjadi bentuk konsistensi Bank Mandiri sebagai agen pembangunan untuk mendorong pertumbuhan UMKM sebagai mesin penggerak pertumbuhan ekonomi di Tanah Air,” katanya dalam keterangan resmi, Senin (22/7/2024).

Ia mengatakan, penyaluran KUR Bank Mandiri selalu difokuskan pada sektor-sektor usaha yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca juga : Transaksi BSI Mobile Tembus 45,02 Persen Per Juni 2024

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia,” ujarnya.

Saptari menambahkan, penyaluran KUR merupakan wujud komitmen Pemerintah dan Bank Mandiri sebagai lembaga keuangan dalam mendukung pengembangan UMKM.

Sekaligus menjadi sarana bagi perbankan untuk meningkatkan dan memperluas akses pembiayaan kepada pelaku usaha di sektor produksi.

Adsense

Sektor Pertanian adalah sektor produksi dengan penyaluran tertinggi sepanjang tahun 2024. Yaitu, Rp 5,65 triliun atau 29,24 persen dari total KUR Bank Mandiri.

Adapun sektor Jasa Produksi sebagai sektor produksi tertinggi selanjutnya dengan Rp 4,12 triliun atau sekitar 21,34 persen dari total penyaluran KUR Bank Mandiri tahun 2024.

Baca juga : Kolaborasi Bank Mandiri Taspen dan BSSN Perkuat Kesadaran & Keamanan Siber

“Fokus utama penyaluran KUR Bank Mandiri adalah sektor produksi unggulan di masing-masing wilayah. Seperti, pertanian industri pengolahan atau jasa produksi yang didukung sinergi dari seluruh bisnis, koordinasi yang kuat di seluruh jaringan serta kerja sama strategis dengan nasabah turunan wholesale Bank Mandiri,” jelasnya.

Bank Mandiri lanjut Saptari, berkomitmen untuk mencapai target penyaluran KUR tahun 2024 dengan strategi akuisisi berbasis ekosistem dengan pola closed loop sesuai strategi kewilayahan dengan mengoptimalkan kolaborasi menggarap value chain nasabah wholesale Bank Mandiri.

Saptari menuturkan, Bank Mandiri turut mendorong optimalisasi digital untuk memberikan percepatan layanan kepada calon debitur, mendorong daya saing UMKM dengan memberikan akses langsung UMKM ke ekosistem wholesale Bank Mandiri.

Sebagai bagian dari strategi bisnis, Bank Mandiri menyediakan layanan digitalisasi transaksi keuangan untuk mendukung UMKM naik kelas melalui Livin Merchant dengan kemudahan onboarding, fleksibilitas penerimaan pembayaran dan tanpa biaya langganan.

Aplikasi ini memberikan kemudahan akses ke layanan perbankan (acess to finance) bagi pelaku UMKM.

Baca juga : KEK Berhasil Catatkan Realisasi Investasi Rp205,2 Triliun Hingga Juni 2024

Livin’ Merchant dapat dimanfaatkan sebagai aplikasi kasir (point of sales) yang langsung mendigitalisasi aktivitas transaksi dan menerima pembayaran langsung melalui sarana QRIS yang dapat di-scan oleh pembeli menggunakan rekening bank manapun maupun e-wallet apapun.

Bank Mandiri terus memperluas akses pembiayaan melalui program referral yang diikuti edukasi layanan dan transaksi keuangan melalui Mandiri Agen (Agen Laku Pandai Mitra Bank Mandiri) yang terdapat di ekosistem bisnis pelaku UMKM.

“Kami optimis dapat memenuhi target yang ditetapkan Pemerintah yang selaras komitmen Bank Mandiri untuk mendorong ekonomi kerakyatan di Indonesia lewat pengembangan ekosistem UMKM yang berdaya saing tinggi,” pungkas Saptari.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense