BREAKING NEWS
 

Perekonomian Indonesia Miliki Potensi Tembus 8 Persen

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Minggu, 28 Juli 2024 07:10 WIB
Ilustrasi. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Gejolak ekonomi global tidak memberikan dampak buruk signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Dengan memiliki banyak potensi Sumber Daya Alam (SDA), target pertumbuhan ekonomi mencapai 8 persen yang dipatok Presiden terpilih Prabowo Subianto, masih sangat memungkinkan tercapai.

Prabowo optimistis Indo­nesia bisa mencapai pertumbu­han ekonomi hingga 8 persen dalam kurun waktu 5 tahun ke depan. Upaya itu antara lain akan dilakukan melalui optimalisasi Proyek Strategis Nasional (PSN) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Prabowo mengatakan, PSN dan KEK yang saat ini masif digenjot penyelesaiannya oleh Pemerintah, akan menjadi as­pek vital untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen.

Baca juga : OJK Gencar Cegah Korban Cyber Crime

Prabowo menekankan, da­lam menggenjot pertumbuhan ekonomi, Pemerintah akan fokus pada pengentasan kemiskinan dan menciptakan sebanyak-banyaknya lapangan pekerjaan.

Negara melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN), ditegas­kan Prabowo, harus turut serta hadir berkontribusi. Pemerin­tahan baru nanti, diharapkan­nya, bisa mengelola keputusan dengan rasional dan efisien.

“Kita harus laksanakan yang terbaik. Dan kita sangat optimis­tis bisa melaksanakan hal itu,” ujar Prabowo saat Peluncuran Geoportal Kebijakan One Satu Peta 2.0 serta Penyampaian Hasil Capaian PSN dan KEK, di Jakarta, Kamis (18/7/2024).

Baca juga : BPK Masih Menemukan Bansos Salah Sasaran

Di kesempatan terpisah, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Har­tarto mengungkapkan, Indonesia membutuhkan pertumbuhan ekonomi di kisaran 8 persen pada 2027.

Hal ini diperlukan Indonesia agar bisa keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap).

Target tersebut juga sejalan dengan rencana jangka panjang Indonesia menjadi negara maju pada 2045.

Baca juga : Tanpa Senior, Jepang Ciamik

“Presiden terpilih berharap ekonomi bisa tumbuh 8 persen di tahun ketiga, empat atau lima. Ini jadi tantangan bagi kita se­mua,” ujar Airlangga di Jakarta, Selasa (23/7/2024).

Ketua Umum Partai Golkar itu menjelaskan, upaya keluar dari jebakan pendapatan menengah telah berhasil dilakukan di se­jumlah wilayah di Indonesia.

Adsense

Misalnya Jakarta, saat ini sudah memiliki pendapatan per kapita 21 ribu dolar AS. Jauh lebih tinggi dari pendapatan per kapita secara nasional yang di kisaran 5 ribu dolar AS.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense