Sebelumnya
Wilayah lain seperti Sumatera Selatan dan Kalimantan Timur juga dapat dijadikan contoh, lantaran memiliki pendapatan per kapita yang lebih tinggi dari level nasional.
“Kita harus mengerek provinsi lain agar secara nasional bisa lolos middle income trap,” jelas Airlangga.
Airlangga menyebutkan, dari hitungan Pemerintah, pada 2045 Indonesia diperkirakan memiliki penduduk hingga 320 juta jiwa, dengan pendapatan per kapita berkisar 26 ribu dolar AS hingga 30 ribu dolar AS.
Baca juga : OJK Gencar Cegah Korban Cyber Crime
Adapun, Bank Dunia (World Bank) mengklasifikasi negara maju jika pendapatan per kapita negara tersebut mencapai 11.905 dolar AS. Jika sasaran Pemerintah pada 2045 tercapai, Indonesia akan menjadi negara keempat dengan ekonomi terbesar di dunia.
“Tentu semua itu ada syaratnya, kita harus punya human resources (sumber daya manusia) yang kuat,” ucap Airlangga.
Direktur Eksekutif Segara Research Institute Piter Abdullah optimistis target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen bisa tercapai. Karena Indonesia punya potensi kekayaan dan sumber daya alam yang melimpah.
Baca juga : BPK Masih Menemukan Bansos Salah Sasaran
“Namun potensi tersebut harus dibarengi kemampuan dan inovasi untuk mengelolanya demi kemakmuran masyarakat,” kata Piter kepada Rakyat Merdeka, Jumat (26/7/2024).
Untuk mewujudkan target tersebut, lanjut Piter, Prabowo sebagai presiden terpilih harus memiliki terobosan dan strategi yang tepat untuk mendongkrak perekonomian.
Soal ekonomi global yang masih melemah karena geopolitik dan konflik perang yang berkepanjangan, Piter menilai, hal tersebut tidak akan banyak mempengaruhi ekonomi Indonesia. Pasalnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih banyak ditopang oleh sektor dari dalam negeri.
Baca juga : Tanpa Senior, Jepang Ciamik
“Seperti tingkat konsumsi rumah tangga. Yang penting ke depannya, Pemerintah harus mengelola potensi dan kekayaan dalam negeri dengan tepat,” pungkasnya. NOV
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 7, edisi Mnggu, 28 Juli 2024 dengan judul "Perekonomian Indonesia Miliki Potensi Tembus 8 Persen"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.