BREAKING NEWS
 

Bakal Serap 250 Ribu Tenaga Kerja

KIT Batang Dilirik Banyak Pengusaha

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : FAZRY
Kamis, 1 Agustus 2024 07:00 WIB
Ilustrasi. KIT Batang.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengusaha mendukung berkembangnya Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah. Kehadiran kawasan industri tersebut diyakini bakal membantu meningkatkan perekonomian Indonesia.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Yukki Nugrahawan Hanafi mengungkapkan, banyak perusahaan dari lintas sektor dan industri ingin segera berproduksi di KIT Batang. Khususnya di sektor industri manufaktur yang dapat menyerap tenaga kerja.

Menurutnya, berdasarkan data dari Kementerian Investasi/Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM), terdapat 18 perusahaan yang masuk KIT Batang.

Diharapkan, kehadiran KIT Batang mampu menarik lebih banyak investor, sehingga dapat menyerap 250 ribu tenaga kerja dalam 10 tahun ke depan.

“KIT Batang akan menjadi sentra industri baru yang men­dorong pertumbuhan ekonomi bukan hanya di Jawa Tengah, tapi juga di Indonesia,” kata Yukki kepada Rakyat Merdeka, Selasa (30/7/2024).

Baca juga : Dana Bansos Rp 630 M Masih Ngendon Di Bank

Yukki menjelaskan, KIT Batang dapat menyediakan infrastruktur yang ramah ling­kungan dan berkelanjutan. Ter­masuk penggunaan energi baru terbarukan.

“KIT Batang juga bisa men­jadi contoh bagi pembangunan kawasan serupa di wilayah lain di Indonesia,” katanya.

Dengan meningkatnya peran Indonesia dalam supply value chain dunia, KIT Batang men­jadi penting untuk berkontribusi pada peningkatan ekspor indus­tri manufaktur nasional.

Adsense

Yukki bilang, kehadiran KIT Batang membuka peluang ekonomi dalam rantai pasok operasional industri. Termasuk, kehadiran infrastruktur pendu­kung seperti hunian, kebutuhan akses transportasi dan logistik, serta munculnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang bergerak pada industri jasa boga di wilayah sekitar, sehing­ga turut mendukung kebutuhan para pekerja.

Seperti diketahui, Menteri In­vestasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan, nilai in­vestasi yang masuk ke KIT Batang sudah mencapai Rp 14 triliun dan lebih dari 18 perusahaan.

Baca juga : Final Kepagian

“Sekarang sudah masuk 19 ribu pekerja,” kata Bahlil saat Peresmian Operasional KIT Batang, Jawa Tengah, Jumat (26/7/2024).

Adapun dalam waktu 10 ta­hun ke depan, KIT Batang ini bisa menghasilkan tenaga kerja hingga 250 ribu tenaga kerja.

Bahlil merinci, dalam waktu dekat atau pada September men­datang, perusahaan asal Korea Selatan, LG, akan membangun pabrik katoda sebagai ekosistem baterai kendaraan listrik (Elec­tric Vehicle/EV).

Feasibility study-nya bakal selesai bulan Agustus dan Sep­tember katoda akan dibangun di sini,” terang Bahlil.

Kelak, hadirnya pembangunan katoda akan menjadi integrasi pembangunan hulu dan hilir ekosistem baterai EV.

Baca juga : Berapa Atlet Positif Terpapar Virus, Paris “Diserang” Covid-19

Selain itu, akan ada gabungan teknologi tinggi di KIT Batang serta industri-industri padat karya UMKM, seperti sepatu dan alas kaki. DIR

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Kamis, 01 Agustus 2024 dengan judul "Bakal Serap 250 Ribu Tenaga Kerja, KIT Batang Dilirik Banyak Pengusaha"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense