Sebelumnya
Program yang menerima penghargaan Proper Emas pada 2023 ini, telah memberikan dampak positif kepada masyarakat, khususnya petani. Program ini berkontribusi dalam perbaikan lingkungan melalui pengurangan 400 kg pupuk kimia per hektare per musim.
Sementara pemanfaatan limbah kotoran hewan sebanyak 118,5 ton sampai 2024, yang awalnya tidak termanfaatkan, efisiensi penggunaan air irigasi sebanyak 40 persen dengan sistem organik, pengurangan emisi karbon sebanyak 0,51695 ton Co2 eq perbulan dan lebih dari 9,35 hektare total lahan sawah, beralih menjadi sistem pertanian organik.
Baca juga : Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Desa, Bamsoet Dorong Optimalisasi BUMDes
Selain itu, dampak sosial dan ekonomi melalui program ini, di antaranya penghematan biaya produksi sebesar Rp2.317.688 per hektare per musim tanam, peningkatan pendapatan petani hingga 22 juta per hektare per musim tanam, peningkatan periode panen menjadi tiga kali setiap tahunnya, 83 petani mendapat manfaat program dan adanya jaringan antar kelompok tani.
“Program ini juga telah direplikasi di tiga desa di Kabupaten Bojonegoro, yaitu di Desa Ngampel, Desa Sambiroto dan Desa Campurejo. Saat ini, sudah ada hampir satu hektare lahan yang dimanfaatkan menjadi lahan organik,” pungkas Arif.
Baca juga : PNM Dorong Ekonomi Kerakyatan Lewat Penguatan Peran Perempuan
Untuk diketahui, Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina, merupakan pengelola hulu migas yang secara geografi tersebar di Jawa Timur, Sulawesi, Kepulauan Maluku dan Papua, terdiri dari asset offshore dan onshore.
Wilayah kerja di bawah Regional Indonesia Timur, yaitu Zona 11 (Alas Dara Kemuning, Cepu, West Madura Offshore (WMO), Randugunting, Sukowati, Poleng, Tuban East Java). Kemudian, Zona 12 (Jambaran Tiung Biru, Banyu Urip), dan Zona 13 (Donggi Matindok, Senoro Toili, Makasar Strait), dan Zona 14 (Papua, Salawati, Kepala Burung, Babar Selaru, Semai). (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.