BREAKING NEWS
 

Kadin: Tantangan Global Semakin Berat

Industri Manufaktur Kudu Fokus Garap Pasar Ekspor

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : FAZRY
Senin, 19 Agustus 2024 07:00 WIB
Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Yukki Nugrahawan.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintahan baru yang akan dipimpin Presiden Prabowo Subianto diharapkan terus membawa perbaikan bagi dunia usaha. Pasalnya, tantangan global semakin berat.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Yukki Nugrahawan mengatakan, tata regulasi perizinan yang sinergis antarpusat dan daerah juga penting sebagai upaya Pemerintah meningkatkan investasi.

“Hal itu bisa mendorong pembukaan lapangan kerja dan ekspansi usaha,” kata Yukki kepada Rakyat Merdeka, Minggu (18/8/2024).

Baca juga : Makan Bergizi Gratis Bisa Pake Duit APBD

Menurut Yukki, banyak tantangan berat yang harus dihadapi Pemerintah untuk meningkatkan perekonomian negara. Tantangan itu tidak hanya dihadapi Indonesia, tapi semua negara, karena kondisi ekonomi global sedang tidak stabil.

Karena itu, dia menekankan pentingnya arsitektur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 sebagai pilar utama menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional. Khususnya untuk keberlanjutan program pembangunan pada transisi Pemerintahan terpilih.

Kadin Indonesia optimistis dan realistis atas target Pemerintah yang menetapkan pertumbuhan ekonomi 5,2 persen tahun 2025. Terlebih dengan mempertimbangkan tantangan eksternal global, serta penyesuaian dari sisi domestik,” kata Yukki.

Baca juga : Juventus Vs Como, Nyonya Besar Diuji Anak Kemarin Sore

Jebolan Hotel Institute Montreux, Montreux, Swiss, ini menjelaskan, dunia usaha melihat tantangan eksternal global berasal dari eskalasi geopolitik global dan era suku bunga tinggi.

Hal itu telah memberikan tantangan yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Termasuk mempengaruhi permintaan pada tingkat konsumsi domestik.

Dunia usaha berharap, Pemerintah juga turut melakukan optimalisasi sektor-sektor strategis. Khususnya industri manufaktur yang berorientasi ekspor agar dapat memberikan nilai tambah dalam perekonomian nasional.

Adsense

Baca juga : Thaksin Dapat Durian Runtuh

Selain itu, dunia usaha juga berharap Pemerintah terus memperkuat daya beli masyarakat kelas menengah dan kelas bawah, melalui berbagai bauran kebijakan dan insentif.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense