RM.id Rakyat Merdeka - Sebagai bagian dari komitmen untuk mendukung pemerintah dalam peningkatan literasi di Indonesia, SiDU (Sinar Dunia), salah satu merek buku tulis dari APP Group, meluncurkan modul khusus bagi guru Sekolah Dasar.
Kegiatan ini menandai dimulainya kembali program AYO Menulis SiDU di tahun 2024, sebuah inisiatif yang bertujuan untuk menghidupkan kembali budaya menulis tangan di kalangan siswa di Indonesia, dengan kolaborasi bersama Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya dalam melaksanakan riset terkait pengaruh kebiasaan menulis di atas kertas terhadap kemampuan literasi siswa Indonesia.
Acara berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan DKI Jakarta dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain perwakilan dari Universitas Atma Jaya, perwakilan dari Majalah Cahaya Inspirasi Anak (CIA), perwakilan dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta serta pihak dari APP Group.
Baca juga : Unika Atma Jaya Sambut 2.445 Maba Dengan Program Pengenalan Kampus
Acara peluncuran modul ini ditujukan untuk guru dimana hasil dari modul berupa tulisan siswa akan digunakan untuk melaksanakan riset terkait pengaruh kebiasaan menulis di atas kertas terhadap kemampuan literasi siswa Indonesia. Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan data empiris yang akan menjadi dasar bagi peningkatan kualitas pendidikan di masa depan.
Wakil Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Purwosusilo dalam sambutannya mengatakan, literasi merupakan hal penting bagi pendidik dan peserta didik dalam kemampuan penalaran, kreativitas, dan keterampilan berpikir kritis di dalam proses pembelajaran. “Kami Dinas Pendidikan terus berupaya. Saya juga berpesan agar para guru bisa menjadi fasilitator dan motivator bagi para peserta didik dengan metode pembelajaran yang menarik bagi peserta didik. Bahkan sebagai sahabat dan orang tua bagi anak-anak didik kita,” ujarnya.
Ketua Tim Peneliti Universitas Atma Jaya, Muniarti Agustian juga menambahkan, menulis di atas kertas memainkan peran penting dalam pengembangan kemampuan Berpikir Reflektif siswa SD, keterampilan menulis secara teknis, memperkuat keterampilan berpikir kritis, retensi informasi, dan keterlibatan emosional dengan materi pelajaran. “SIDU memiliki misi meningkatkan keterampilan menulis siswa sejak dini. Kami seperti gayung bersambut, menjalankan misi yang sama.”
Baca juga : Kerek Nilai Jual Anyaman Bili, AMANAH Bawa Desainer Latih Pengrajin Di Aceh Besar
Dalam kesempatan yang sama, Head of Marketing Domestic Stationery APP Group, Arif Darmawan menyampaikan, pihaknya percaya menulis tangan bukan hanya tentang keterampilan teknis, tetapi juga tentang kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan penguasaan bahasa. Melalui program ini, kami berharap dapat menginspirasi dan memotivasi anak-anak Indonesia untuk mencintai kegiatan menulis.
“Dengan peluncuran modul ini, kami ingin memberikan alat yang diperlukan guru untuk membimbing siswa dalam meningkatkan kemampuan literasi mereka,” katanya.
Program AYO Menulis SiDU pertama kali diluncurkan pada tahun 2017 guna mengembalikan minat menulis dengan tangan di kalangan anak-anak. Riset yang bertajuk ‘Pengaruh Kebiasaan Menulis di Atas Kertas terhadap Kemampuan Literasi Siswa Indonesia’ ini melibatkan 100 sekolah dasar di Jakarta dan diproyeksikan selesai pada tahun 2025. Modul yang diluncurkan ini nantinya juga akan tersedia dalam bentuk online di Akademi AYO Menulis yang dapat diakses melalui situs www.ayomenulis.id.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga PHK Operator Nakal Di SPBU Denpasar
Dengan peluncuran modul ini, SiDU berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kompetensi siswa di Indonesia dan mempersiapkan kompetensi generasi muda guna menghadapi tantangan global. Hasil dari riset ini nantinya akan dipublikasikan dalam jurnal akademis dan diakses oleh publik pada tahun 2025.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.