RM.id Rakyat Merdeka - Pupuk Indonesia Grup berkomitmen mendukung program konversi motor bahan bakar minyak (BBM) menjadi motor listrik, yang telah diluncurkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Rahmad Pribadi mengatakan, Kementerian ESDM akan melakukan konversi 1.000 unit motor BBM menjadi motor listrik secara gratis, yang berlaku untuk masyarakat di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi atau Jabodetabek.
Menurut Rahmad, program ini menjadi bagian percepatan ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KLBB) guna mewujudkan masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
”Sebagai BUMN, tentunya kami mendukung program konversi kendaraan listrik yang menjadi bagian dari transisi Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai yang akan dimanfaatkan, baik oleh masyarakat maupun untuk operasional kendaraan pribadi para insan Pupuk Indonesia Grup,” ujar Rahmad, melalui siaran pers, Sabtu (24/8/2024).
Sebagai informasi, Kementerian ESDM akan menjalankan program konversi secara bertahap, yang mana sebanyak 500 unit akan dilaksanakan pada tahap pertama dan 500 unit selanjutnya masuk pada tahap kedua.
Baca juga : Dubes Indonesia Untuk Prancis Mohamad Oemar Sambut Kontingen Paralimpiade Paris
Hingga saat ini, Pupuk Indonesia Grup telah mendukung program konversi motor BBM menjadi motor listrik sebanyak 300 unit yang dimiliki masyarakat sekitar, maupun para siswa dan guru SMK yang berada di lingkungan Perusahaan.
Ia merinci, Pupuk Indonesia sebanyak 60 unit motor yang dikonversi, PT Petrokimia Gresik sebanyak 80 unit motor, PT Pupuk Kujang sebanyak 20 unit motor, PT Pupuk Kaltim sebanyak 100 unit motor dan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang sebanyak 40 unit.
Dalam rangka mendukung program tersebut, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan PT Wika Industri Manufaktur (WIMA) yang merupakan mitra kendaraan listrik di Indonesia.
Lebih lanjut Rahmad menuturkan, penggunaan motor listrik di wilayah operasional Pupuk Indonesia Grup hingga saat ini tercatat sebanyak 280 unit motor.
Seluruh motor listrik ini, kata Rahmad, tersebar di anak perusahaan seperti Pupuk Kaltim, Pupuk Iskandar Muda, Pupuk Sriwidjaja Palembang, Rekayasa Industri, Pupuk Indonesia Niaga, Pupuk Indonesia Utilitas, Pupuk Indonesia Logistik. Termasuk, di Pupuk Indonesia yang dimanfaatkan untuk operasional para tenaga pemasar perseroan dari Sabang sampai Merauke.
Baca juga : Pengajian Al Hidayah Siap Dukung Program Partai Golkar dan Prabowo-Gibran
Menurut Rahmad, seluruh motor listrik ini menjadi kendaraan operasional di lingkungan perusahaan, baik di pabrik maupun para tenaga pemasaran, khususnya Account Executive (AE) dan Assistant Account Executive (AAE).
"Sehingga, Pupuk Indonesia dapat berkontribusi dalam mewujudkan masa depan yang bersih dan berkelanjutan,” ucap Rahmad.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dadan Kusdiana mengapresiasi, Pupuk Indonesia dan seluruh stakeholder yang telah mendukung program konversi dan penggunaan motor listrik di lingkungan perusahaan.
Dadan menjelaskan, pada program ini, dibutuhkan dana konversi sebesar Rp 16 juta per 1 unit motor. Karenanya, Kementerian ESDM akan memberikan dana sebesar Rp 10 juta dan sisanya dibantu perusahaan.
Ia menambahkan, penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai dapat menghemat biaya dan mendukung masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Baca juga : Bintang Indonesia Marselino Ferdinan Kini Merumput Di Oxford United
Dadan mengilustrasikan, 1 liter motor bahan bakar minyak (BBM) menghasilkan emisi sebesar 2,5 kilogram (kg) Co2 (Karbondioksida), sementara motor listrik berbasis baterai setiap 1 KwH (Kilowatt Hour) menghasilkan 1 kg (Kilogram) emisi.
Tidak hanya itu, dari sisi biaya, setiap pengisian 1 KwH dikenakan sekitar Rp 2.400, sementara kendaraan berbasis BBM sekitar Rp 13.700 per liter.
Dadan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada semua pihak yang telah bekerja keras memajukan teknologi konversi kendaraan listrik ini,
"Terima kasih atas dedikasi, dukungan yang telah diberikan. Semoga forum ini menjadi momentum mempererat hubungan antara stakeholder dan mendorong pencapaian target yang telah ditetapkan,” pungkas Dadan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.