BREAKING NEWS
 

Safari Ganoderma 3 Sukses Digelar Di Sumut Dan Riau

Reporter & Editor :
FAQIH MUBAROK
Senin, 9 September 2024 18:49 WIB
Safari Ganoderma 3 telah berhasil dilakukan di dua tempat yaitu di Labuhan Batu Utara, Sumatera Utara dan di Indragiri Hilir, Riau dari Tanggal 27 sampai 31 Agustus 2024. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Acara 2nd Roundtable Ganoderma Management telah menyepakati gerakan terpadu dalam hal pengendalian Ganoderma Terpadu di seluruh pelaku perkebunan kelapa sawit. Sebab, gerakan yang bersifat sporadis tidak akan bisa mengatasi masalah nasional ini.

Karena di samping penularan melalui kontak akar di dalam tanah, ganoderma juga menular dengan spora yang disebarkan melalui perantaraan air hujan, angin, kumbang, ataupun binatang.

Sinkronisasi gerakan pengendalian ganoderma menghadapi hambatan yang besar karena jumlah petani sawit yang terlibat dari luasan 6,7 juta hektar dengan kepemilikan rata-rata 2-4 hektar per petani amat sangat banyak, dengan berbagai latar belakang pendidikan, pengetahuan, budaya dan kondisi ekonomi.

Di lain sisi, jumlah penyuluh yang khusus menangani kelapa sawit amat sangat sedikit.

Safari Ganoderma 3 telah berhasil dilakukan di dua tempat yaitu di Labuhan Batu Utara, Sumatera Utara dan di Indragiri Hilir, Riau dari Tanggal 27 sampai 31 Agustus 2024.

Baca juga : Suksesi Di Partai Kurang Menarik

Tujuan dari kegiatan yang mendapatkan dukungan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) ini di antaranya adalah pertama, meningkatkan kapasitas petani dalam mengenal, mengrtahui cara penularan dan menanggulangi ganoderma.

Kedua, meningkatkan kewaspadaan bagi seluruh petani kelapa sawit dan pemangku kepentingan lainnya atas besarnya ancaman ganoderma dan ketiga ikut serta dalam membangun keberlanjutan industri kelapa sawit Indonesia.

"Dalam berperang melawan ganoderma, setiap pelaku usaha sawit harus mengenali musuh kita bersama ini. Terima kasih atas dukungan dari BPDPKS untuk pelaksanaan acara ini," kata Dr. Darmono Taniwiryono Ketum Masyakat Perkelapasawitan Indonesia, dalam keterangannya, Senin (9/9/2024).

Adsense

Dikatakan, pengenalan tanda dan gejala serangan dan pengendalian penyakit busuk pangkal batang dilakukan melalui presentasi dan praktek di lapangan.

Penunjukan video penyebaran spora yang terjadi secara masif dari tubuh buah ganoderma membuat para peserta baik di Labuhan Batu Utara maupun di Indragiri Hilir merasa takjub dan meyakini bahwa ancaman serangan ganoderma itu sangat amat nyata.

Baca juga : SIDU Gaet Atma Jaya Riset Literasi Di Sekolah Dasar

Teknologi pengendalian ganoderma melalui pendekatan terpadu pada saat ini sudah ditemukan pada saat kegiatan disosialisasikan kepada para petani. Ketiga komponen pengendalian terpadu tersebut terdiri dari peremajaan akar, aplikasi pupuk organik, dan bio fungisida yang di dalamnya mengandung isolat trichoderma terpilih yaitu DT38 dan DT39.

Selanjutnya, peremajaan akar dilakukan dengan cara memutus sistem perakaran dengan menggali tanah di tepi piringan selebar 20 cm dengan kedalaman 25 sampai dengan 30 cm.

"Ke depan pembuatan parit peremajaan akar akan dibantu dengan peralatan mekanis dalam sistem robotik. Terkait bahan organik yang diaplikasikan, petani lebih memilih berupa produk yang sudah jadi di mana mereka tidak perlu untuk mencari-cari sendiri," tambahnya.

Baik di Labuhan Batu Utara maupun di Indragiri Hlir, petani menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada MAKSI dan BPDPKS karena acara-acara seperti ini belum pernah dilakukan sebelumnya dan mereka mengharapkan sosialisasi dapat dilakukan untuk best agricultural practices yang lain.

Pada setiap pelaksanaan Safari Ganoderma MAKSI melibatkan 2 sampai 3 pendamping lapang agar mereka dapat meneruskan kegiatan sosialisasi serupa di desa atau wilayah lain, khususnya di Riau.

Baca juga : Amanda Rawles, Syahdu Dilamar Di Tepi Danau

MAKSI juga berharap agar seluruh peserta kegiatan Safari Ganoderma dapat menyampaikan pengalaman dan pengetahuan yang diperolehnya kepada petani-petani kelapa sawit yang lain.

MAKSI juga ingin agar kegiatan sosialisasi pengenalan tanda dan gejala serangan penyakit, cara penularan penyakit, dan cara pengendalian penyakit mendapatkan dukungan dari Pemerintah Daerah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense