RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka menguat 0,13 persen ke level Rp 15.435 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 15.455 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia mayoritas menguat terhadap dolar AS. Yen Jepang naik 0,38 persen, baht Thailand melesat 0,18 persen, yuan China naik 0,07 persen, peso Filipina menguat 0,38 persen, won Korea Selatan minus 0,38 persen dan dolar Singapura naik 0,15 persen.
Baca juga : Rupiah Melemah Ke Level Rp 15.475
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,16 persen ke level 101,43. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro menguat 0,07 persen ke level Rp 17.010, terhadap poundsterling Inggris menguat 0,14 persen ke level Rp 20.175, dan terhadap dolar Australia menguat 0,17 persen ke level Rp 10.257.
Analis Pasar Keuangan, Lukman Leong mengatakan, rupiah bergerak data karena investor masih menunggu data inflasi Amerika Serikat (AS).
Baca juga : Awal Pekan, Rupiah Melemah Ke Posisi Rp 15.467
"Rupiah diperkirakan akan cenderung datar dan berkonsolidasi. Invester wait and see menantikan data inflasi AS malam ini," katanya, Rabu (11/9/2024).
Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di rentang Rp 15.400 per dolar AS-Rp 15.500 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.