BREAKING NEWS
 

Kinerja Perusahaan Pelat Merah Terbukti Ciamik

Kementerian BUMN Layak Dapat Tambahan Anggaran

Reporter : IRMA YULIA
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Kamis, 12 September 2024 07:05 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (kanan), Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo (kiri), dan sejumlah pejabat di ruang Komisi VI DPR, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/9/24). Foto: TEDY OCTARIAWAN KROEN / RM

 Sebelumnya 
Sementara jika ada tambahan anggaran sebesar Rp 66 miliar, diyakininya dapat mendukung kerja Kementerian BUMN dalam mendorong sumbangsih lebih besar perusahaan pelat merah kepada negara pada tahun depan.

Harris pun berharap, Erick tetap menjadi Menteri BUMN di Pemerintah berikutnya, untuk melanjutkan tren positif perusahaan pelat merah ke depan.

“Ada komitmen yang dikatakan Pak Erick, bahwa dividen 2025 ditargetkan mencapai Rp 90 triliun. Ini angka terbesar yang pernah dicapai. Semoga dividen 2025 ini juga dikontribusikan dari menteri yang sama untuk tahun depan,” harapnya.

Di kesempatan yang sama, Menteri Erick membeberkan, peran besar BUMN terhadap negara dalam beberapa tahun terakhir. BUMN berhasil meningkatkan kontribusi fiskal kepada negara melalui setoran dividen, pajak dan PBNP dalam tiga tahun terakhir.

Selama 2020 sampai 2023, total kontribusi kementerian BUMN kepada negara, yaitu senilai Rp 1.940 triliun.

Baca juga : Bahlil: Pemerintah Siapin Sweetener Buat Investor

“Rinciannya, pajak sebesar Rp 1.391,4 triliun, PNBP dan lainnya sebesar Rp 354,2 triliun dan dividen sebesar Rp 194,4 triliun,” ujar Erick, yang juga Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) itu.

Lebih lanjut ia menjelaskan, tren kontribusi BUMN dalam pembayaran pajak terus meningkat sejak 2020 sebesar Rp 247 triliun, pada 2021 sebesar Rp 278 triliun, pada 2022 sebesar Rp 410 triliun dan pada 2023 menjadi Rp 457 triliun.

Begitu juga dengan setoran dividen yang terus melesat hingga Rp 81 triliun pada 2023, atau naik dari 2020 yang sebesar Rp 44 triliun, 2021 dengan Rp 30 triliun, dan 2022 sebesar Rp 40 triliun.

“Kalau kita lihat, tentu kontribusi perpajakan terus meningkat, karena kinerja perusahaan membaik,” ucapnya.

Untuk PBNP, lanjut Erick, memang terdapat penurunan dari Rp 86 triliun pada 2020, kemudian Rp 87 triliun pada 2021, sempat naik sebesar Rp 98 triliun pada 2022, lalu turun lagi menjadi Rp 84 triliun pada 2023.

Baca juga : Kurangi Pengangguran, DKI Bisa Tiru Karawang

“PNBP menurun karena ada fluktuasi harga dari sumber daya alam yang memang ada koreksi sendiri, apakah itu di kelapa sawit, batubara dan lain-lainnya,” sambungnya.

Meski demikian, bila dilihat dari indikator pertumbuhan kinerja BUMN, terlihat positif mulai dari total aset BUMN yang mencapai Rp 10.402 triliun, atau naik 7,8 persen per tahun dari 2020 yang sebesar Rp 8.312 triliun.

Dengan kontribusi besar BUMN tersebut, mantan bos Klub Inter Milan itu berharap, adanya dukungan berupa tambahan anggaran bagi Kementerian BUMN.

Ia menuturkan, pagu anggaran Kementerian BUMN untuk 2025 sebesar Rp 277 miliar sangat rendah jika dibandingkan dengan peran besar BUMN terhadap perekonomian Indonesia.

Apalagi alokasi anggaran Kementerian BUMN 2025 mengalami penurunan, jika dibandingkan dengan anggaran Kementerian BUMN pada 2024 yang sebesar Rp 284,36 miliar.

Baca juga : Tahan Imbang Dua Tim Raksasa, Tim Garuda Jadi Ancaman Di Asia

“Ini tidak sebanding dengan prestasi yang sudah didorong oleh Komisi VI DPR, ataupun prestasi yang sudah kami jalankan selama ini,” jelasnya. IMA

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Kamis, 12 September 2024 dengan judul "Kinerja Perusahaan Pelat Merah Terbukti Ciamik, Kementerian BUMN Layak Dapat Tambahan Anggaran"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense