BREAKING NEWS
 

Kemenperin Dorong Industri Furnitur Lokal Masuk Pasar Global

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Selasa, 17 September 2024 13:28 WIB
Stan yang difasilitasi oleh Kementerian Perindustrian untuk menampilkan produk-produk unggulan dari enam IKM furnitur dalam negeri pada Pameran IFFINA – Indonesia Meubel & Design Expo 2024. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong para pelaku industri furnitur dalam negeri untuk terus mengembangkan potensinya di tengah persaingan pasar global yang semakin ketat. Produk berkualitas tinggi dengan desain menarik dan bahan baku inovatif kini menjadi keharusan bagi industri furnitur tanah air.

Sektor industri kecil dan menengah (IKM) juga memainkan peran penting dalam kemajuan industri furnitur di Indonesia. Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA), Reni Yanita, menekankan bahwa inovasi yang dihasilkan oleh pelaku IKM furnitur yang mampu mengikuti perkembangan global dapat menjadi inspirasi bagi IKM lainnya yang masih konservatif.

“Berbagai inovasi yang dihasilkan oleh para pelaku IKM furnitur, khususnya yang telah mampu mengimplementasikan perkembangan produk furnitur global, menjadi acuan dan inspirasi bagi pelaku IKM yang masih bersifat konservatif dalam menghasilkan produk yang sesuai dengan tren pasar dan kebutuhan konsumen,” kata Reni dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (17/9).

Baca juga : Komunitas Siap Gerak Dorong Guru Di Malut Ikuti Program Guru Penggerak

Kemenperin telah menjalankan berbagai langkah strategis untuk mendukung pengembangan IKM furnitur, seperti bimbingan teknis, restrukturisasi mesin dan peralatan, serta fasilitasi pemasaran melalui partisipasi di pameran-pameran, baik di dalam maupun luar negeri.

Adsense

Salah satu pameran internasional yang didukung oleh Kemenperin adalah IFFINA-Indonesia Meubel & Design Expo 2024, yang berlangsung pada 14-17 September 2024 di ICE BSD, Tangerang. Ajang ini melibatkan produsen, supplier, perajin, desainer, dan stakeholder lainnya di industri furnitur dan kerajinan. "IFFINA menjadi peluang bagus bagi IKM untuk menembus pasar ekspor karena banyak dikunjungi buyer potensial dari kalangan internasional," ungkap Reni.

Reni juga mengungkapkan bahwa potensi ekspor furnitur Indonesia cukup besar, dengan nilai ekspor mencapai 2,11 miliar dolar AS pada 2023 dan 1,2 miliar dolar AS pada periode Januari hingga Juli 2024.

Baca juga : Menperin: Untuk Hasilkan SDM Industri Yang Kompeten

Selain transaksi ekspor, pameran seperti IFFINA juga memberikan kesempatan bagi IKM untuk memperluas jaringan dan mempelajari tren terbaru dalam industri furnitur global. “Pertukaran wawasan, informasi, serta perluasan jejaring juga menjadi poin penting untuk pengembangan bisnis di masa mendatang,” tambah Reni.

Yedi Sabaryadi, Direktur IKM Pangan, Furnitur, dan Bahan Bangunan menjelaskan, enam IKM telah terpilih untuk mendapatkan fasilitasi dari Kemenperin pada ajang IFFINA 2024. "IKM yang terpilih telah melalui proses seleksi ketat bersama dengan ASMINDO, di antaranya CV Indoplanet Furniture dari Klaten dan CV Jafaa Berdikari dari Semarang," jelasnya.

Fasilitasi pada IFFINA 2024 ini merupakan partisipasi kedua Kemenperin setelah sebelumnya juga mendukung 10 IKM furnitur pada ajang IFFINA 2023.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense