BREAKING NEWS
 

Inerco Perjuangkan TKDN Pipa Baja Seamless Berpihak Pada Industri Dalam Negeri

Reporter & Editor :
MARULA SARDI
Jumat, 20 September 2024 20:15 WIB
CEO PT Inerco Global International, Hendrik Kawilarang Luntungan. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Industri pipa baja seamless atau pipa baja tanpa sambungan untuk memenuhi permintaan industri minyak dan gas benar-benar sangat menjanjikan. Hanya saja, perhitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) masih belum berpihak pada produsen dalam negeri.

CEO PT Inerco Global International, Hendrik Kawilarang Luntungan mengungkapkan, Indonesia hingga saat ini masih mengimpor pipa baja seamless senilai Rp 15 triliun per tahun. Kebutuhan akan produk pipa baja seamless juga terus meningkat seiring dengan upaya pemerintah meningkatkan produksi minyak dalam negeri.

"Permintaan pipa baja seamless untuk industri migas di dalam negeri saat ini sebesar 500.000 ton per tahun," jelas Hendrik dalam keterangannya, Sabtu (209/2024).

Baca juga : CEO Inerco Minta Perhitungan TKDN Berpihak Pada Produsen Pipa Baja Seamless DN

Demi kebanggaan dengan produk dalam negeri dan upaya efisiensi, menurut Hendrik, menjadi sebuah  keharusan untuk bisa memposisikan dan mengoptimalkan kemampuan serta kapasitas produsen pipa baja seamless dalam negeri. Tujuannya agar produsen pipa baja seamless menjadi pemain kunci dalam memenuhi kebutuhan pasar secara lebih mandiri.

Adsense

‘’Di sisi lain, kandungan lokal pipa baja seamless juga terus ditingkatkan agar dapat memberi nilai tambah yang optimal. Sekaligus mengurangi defisit transaksi neraca perdagangan untuk produk pipa baja seamless,’’ ujar Hendrik.

Ia mengharapkan, pemerintah dan stakeholder lainnya perlu memposisikan  industri pipa baja nasional seamless agar menjadi tuan di negeri sendiri yang mandiri. Hendrik mengungkapkan, keberpihakan pemerintah diakui belum sepenuhnya tercermin terhadap industri pipa baja nasional.

Baca juga : From Zero to Hero, Perjuangan Hidup Bahlil Jadi Inspirasi Generasi Muda

Hal tersebut dapat dilihat dalam hal perhitungan tingkat capaian TKDN untuk produk pipa baja seamless yang dikeluarkan oleh Kementrian Perindustrian Republik Indonesia. Sejauh ini, tingkat capaian sertifikat TKDN untuk pipa baja seamless yang mengacu dari Data Daftar Inventarisasi Barang/Jasa Produksi Dalam Negeri P3DN di https://tkdn.kemenperin.go.id dinilai masih belum cukup memberikan porsi yang ideal bagi produsen dalam negeri.

Sebagai informasi, Inerco merupakan perusahaan berpengalaman dalam perdagangan pipa baja di Indonesia yang sejak didirikan pada 12 Agustus 2008, perusahaan ini berfokus pada penjualan produk pipa ERW dan pipa seamless untuk pengeboran dan distribusi minyak dan gas. Pelanggan utama mereka adalah perusahaan minyak dan gas kelas atas seperti Chevron, Pertamina, dan lainnya.

Saat ini, Inerco sedang memperjuangkan agar target TKDN bisa mendapat lampu hijau sehingga berdampak pada kebanggaan produk dalam negeri dan penghematan 15 triliun. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense