BREAKING NEWS
 

OJK Dorong UMKM Masuk Pasar Modal Untuk Alternatif Sumber Pendanaan

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Sabtu, 28 September 2024 11:08 WIB
Deputi Komisioner Pengawas Pengelolaan Investasi Pasar Modal dan Lembaga Efek OJK Aditya Jayaantara dalam acara Sosialisasi Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) di Provinsi Riau, 27 September 2024.

RM.id  Rakyat Merdeka - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar Sosialisasi Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) di Provinsi Riau, untuk mendorong masyarakat memanfaatkan Pasar Modal sebagai alternatif sumber pendanaan perusahaan. Termasuk, bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam mengembangkan usaha.

Terkait hal ini, Deputi Komisioner Pengawas Pengelolaan Investasi Pasar Modal dan Lembaga Efek Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aditya Jayaantara mengatakan, OJK telah mengeluarkan sejumlah kebijakan untuk mendorong perusahaan. Termasuk, UMKM melakukan penawaran umum di Pasar Modal.

Dia pun menyebutkan sejumlah ketentuan yang telah dikeluarkan OJK. Seperti POJK No.53/2017, yang mendorong perusahaan dengan aset kecil kurang dari Rp 50 miliar dapat melakukan penawaran umum dengan nilai sampai Rp 250 miliar.

Baca juga : Dorong UMKM Go Legal, ASDP Berikan Pelatihan Haki Untuk Mitra Binaan

Selain itu, OJK juga menerbitkan POJK No.20/2020 untuk mengakomodir kebutuhan UKM yang memiliki aset tidak lebih dari Rp10 miliar, berbentuk badan hukum seperti PT, CV, Firma dan Koperasi dapat memanfaatkan securities crowd funding (SCF), sebagai satu sumber pendanaan di Pasar Modal, dengan maksimal pendanaan Rp 10 miliar.

“Oleh karena itu, melalui kegiatan sosialisasi ini, saya mendorong pemilik usaha agar tidak ragu memanfaatkan Pasar Modal untuk menghimpun dana, dalam rangka pengembangan usaha dan meningkatkan kapasitas perusahaan ke depan,” papar Aditya.

Adsense

Penghimpunan dana oleh UKM melalui SCF hingga 20 September,  terus mengalami peningkatan. Saat ini, terdapat 17 penyelenggara SCF telah memperoleh izin OJK. Sebanyak 623 UKM memanfaatkan SCF, dengan total dana yang dihimpun Rp 1,21 triliun.

Baca juga : Banjir Dukungan Masyarakat: ASR-Hugua Pasangan Ideal Buat Sulawesi Tenggara

Kegiatan SEPMT yang diselenggarakan pada 26 dan 27 September 2024 dihadiri sekitar 1.600 peserta. Acara ini merupakan program inisiatif, sekaligus komitmen OJK bersinergi dengan Self-Regulatory Organization (SRO), yang dirangkaikan melalui memontum HUT 47 diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia.

Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan meliputi:

1. Kuliah Umum di Universitas Negeri Riau dan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau yang dikuti dengan penbukaan rekening dana nasabah (RDN) sebanyak 1.400 rekening mahasiswa.

Baca juga : Lewat Program Match Arc, BNI Ventures Jembatani Startup dan Perbankan

2. Sosialisasi Pasar Modal sebagai alternatif sumber pendanaan bagi perusahaan.

3. Pemberian Corporate Social Rerponsibility (CSR) dan Peresmian enam Galeri Investasi (GI) Desa.

4. Media Briefing berkolaborasi dengan jurnalis lokasi Riau.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense